Miris..Korban Perkosaan dan Keluarga Tinggal di Kandang Bebek

Senin, 23 Mei 2016 – 06:15 WIB
Ilustrasi. Foto: dok Pojoksatu.id.

jpnn.com - SIDOARJO—Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Itu mungkin pepatah yang menggambarkan kehidupan, ND, 14 saat ini. ND adalah seorang gadis korban perkosaan. Dia, orang tua dan adiknya kini tinggal di gubuk bekas kandang bebek.

Hal itu terjadi karena ND dan keluarga diusir warga di kawasan Dusun Trompo Asri Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Warga mengusirnya setelah ketahuan hamil. Padahal ND hamil karena menjadi korban kasus perkosaan. Pelaku pemerkosaan itu lima warga kampung setempat.

BACA JUGA: Wanita Pemijat Diminta Cium Pelanggan, Eh Ditusuk Pisau

Warga tetap mengusir ND dan keluarga dari kontrakan meski ia telah divisum. Kasus pemerkosaannya juga telah dilaporkan ke Polres Sidoarjo. Namanya bekas kandang bebek, tentu tidak layak ditempati manusia. Lantainya masih tanah, dan berdinding anyaman bambu.

ND dan keluarganya terpaksa tinggal di bekas kandang bebek itu sejak Desember 2015 lalu. Kandang itu milik seorang warga, Yuni yang prihatin dengan kondisi korban, setelah diusir warga. (pojokpitu/flo/jpnn)

BACA JUGA: Sepasang Pendaki Menghilang di Mahameru

 

 

BACA JUGA: Ternyata Kandidat Wagub Kepri Ditentukan di Cikeas

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berani Atau Songong Nih, Ancam Polisi Dengan Samurai


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler