MK Enggan Rekomendasikan Korban Beri Keterangan

Selasa, 05 Juli 2011 – 17:40 WIB

JAKARTA -  Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permintaan rekomendasi 16 orang yang mengaku korban mafia pemilu 2009MK tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk memberikan keterangan di hadapan Paniti Kerja (Panja) Mafia Pemilu

BACA JUGA: MK Gelar Simposium 23 Negara



"Kami tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi itu," tegas ketua MK, Mahfud MD di gedung MK, Jakarta, Selasa (5/7).

Menurutnya, masalah dugaan konspirasi putusan pemilu legislatif periode itu antara mantan wakil ketua MK, Abdul Muktie Fadjar dan KPU seperti yang dituduhkan bukan urusan MK lagi.

Karenanya kata Mahfud, surat yang dikeluarkan melalui Muktie Fadjar tentang penetapan kursi DPR itu sah dan benar sesuai dengan hasil Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH)
"Suratnya pak Mukti tentang penetapan kursi tahap tiga itu asli, benar isinya," tandas Mahfud.

Kemarin (4/7), lima korban mafia pemilu legislatif 2009-2014 yang mewakili 11 rekanya kembali mendatangi MK guna meminta surat rekomendasi untuk memberikan keterangan di hadapan Panja Pemilu.

Soepriadi Azhary, selaku ketua peguyuban atas nama korban mafia pemilu legislatif mengatakan, kedatangan kali ini sesuai dengan hasil pertemuan sebelumnya untuk meminta surat rekomendasi MK guna diajukan ke panja nantinya

BACA JUGA: Mahfud Bantah Banyak Surat Palsu MK

BACA JUGA: Taufik: Zainuddin MZ, Dai Humoris

(kyd/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menpora Didesak Temukan Solusi Konflik Internal KNPI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler