Mohon Doanya, Belasan Orang Terjebak Aliran Sungai di Padang

Jumat, 29 Oktober 2021 – 21:59 WIB
Tim Basarnas Padang saat akan berangkat menuju lokasi korban terjebak sungai, Jumat (29/10/2021) malam. ANTARA/HO-Basarnas Padang.

jpnn.com, PADANG - Belasan orang dilaporkan terjebak di aliran sungai pada Jumat (29/10) sejak Pukul 17.30 WIB.

Mereka terjebak di Lubuk Ngalauan, Sungai Bangek, Koto Tangah, Padang, Sumatra Barat.

BACA JUGA: Banyak Banget, Menkominfo Sudah Memutus Akses Terhadap 4.906 Konten Pinjol

Badan SAR Nasional Padang kini telah mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi.

"Usai mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.25 WIB, kami langsung mengerahkan tim ke lokasi," ujar Kepala Basarnas Padang Asnedi di Padang, Jumat malam.

BACA JUGA: Tragis, 6 Orang Tewas Diduga Akibat Hujan Deras di Kalteng

Dia mengatakan tim yang diberangkatkan untuk menangani kejadian berkategori membahayakan keselamatan manusia itu sebanyak tujuh orang disertai peralatan lengkap.

"Targetnya, mengevakuasi belasan korban yang terjebak agar bisa menyeberangi sungai, karena hari sudah malam dan kondisi cuaca hujan," katanya.

BACA JUGA: Banyak juga ya Anggaran Untuk PPPK Harus Disiapkan Daerah ini

Lokasi korban terjebak dilaporkan cukup sulit.

Petugas harus menempuh jalan setapak dengan jarak sekitar 30 menit dari titik kendaraan berhenti.

Dia menyebut satu di antara 12 korban yang terjebak adalah perempuan, sedangkan sisanya berjenis kelamin laki-laki.

Para korban rata-rata berusia remaja.

Mereka adalah Novalina (35), Zarhan (12), Kemal (25), Abel (16), Tujet (25), Memet (25), Ayat (25), Tomi (30), Aji (21), Roni (32), Nando (28), dan Irfan (18).

Belasan korban itu awalnya diketahui pergi untuk mandi-mandi ke sungai Lubuk Ngalauan pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat sedang mandi debit air sungai tiba-tiba meningkat karena hujan di bagian hulu, sehingga belasan korban terjebak di daratan seberang tanpa ada permukiman warga.

Asnedi mengingatkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat hujan turun, apalagi dengan intensitas tinggi demi mengantisipasi kejadian bencana.

Warga yang beraktivitas di luar rumah juga diminta tetap waspada terutama saat melintas di kawasan yang rawan longsor.(Antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler