Motor Bekas Semakin tak Diminati

Senin, 29 Agustus 2016 – 01:04 WIB
Ilustrasi. Foto: Berau Post

jpnn.com - TANJUNG REDEB – Penjualan motor bekas di Tanjung Redeb terus menurun setiap tahun. Anam, salah satu penjual motor bekas di bilangan Kota Tanjung Redeb tak menampik fakta itu.

“Sejak 2013 sampai sekarang, penjualan motor bekas terus menurun. Makin sepi pembeli, bahkan nyaris sudah tidak ada lagi, karena masyarakat Berau khususnya warga Tanjung Redeb lebih memilih membeli motor baru,” ujarnya seperti dilansir Berau Post, Minggu (28/8).

BACA JUGA: Sinarmas Financial Services Sosialisasi Tax Amnesty di Kota-Kota Besar

Dia mengatakan, semakin banyaknya masyarakat yang membeli sepeda motor baru, membuat usaha penjualan sepeda motor second ini lesu. Berbeda dengan rentang 2000 sampai 2010.

Ketika itu, peminat motor bekas masih banyak. “Kalau sekarang hampir tidak ada lagi,” ujarnya.

BACA JUGA: Menteri Susi: Mohon Jangan ada Ego Sektoral Antar BUMN

Padahal, lanjut dia, harga sepeda motor bekas juga tidak mahal. Tapi memang pembeli lebih cenderung membeli sepeda motor baru. Apalagi, uang muka (DP) untuk membeli sepeda motor baru saat ini juga tidak terlalu tinggi.

“Ya, walaupun sepi, tapi kadang-kadang ada juga yang beli sepeda motor bekas sama kami walaupun yang dibeli harganya lebih murah,” ujarnya.(nar/asa/jos/jpnn)

BACA JUGA: Pengembang Kelas Menengah ke Bawah Sulit Penuhi Legalitas

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ekonomi Lesu, Omzet Pegadaian Naik 50 Persen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler