Muhaimin Ingatkan Jangan Mudah Terbujuk

Ajakan Mencari Kerja ke Kota Tak Sesuai Fakta

Sabtu, 11 September 2010 – 14:56 WIB

JAKARTA -
Pemerintah mengimbau warga yang tinggal di daerah tidak terpengaruh ajakan urbanisasi ke kota-kota besarMenteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menyatakan, alasan utama urbanisasi untuk mendapatkan pekerjaan cenderung tidak seusai dengan fakta

BACA JUGA: SBY Hanya Akan Ajukan Satu Calon Kapolri

Ancaman menjadi pengangguran di ibukota lebih besar bagi pelaku urbanisasi yang berangkat ke kota tanpa modal keterampilan yang memadai "Kesempatan kerja di kota tidak semudah yang dibayangkan," ujar Muhaimin

      
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berpesan agar pekerja yang sedang mudik menghabiskan uangnya di kampung halaman

BACA JUGA: Open House Ical Dipenuhi Politisi Golkar

Dengan demikian, selain berbagi kebahagiaan dengan keluarga, itu juga bisa memutar roda perekonomian daerah dengan kegiatan jual beli
Namun, kata dia, bukan berarti mereka bisa mengajak sanak familinya mencoba peruntungan di kota dan meninggalkan desa

BACA JUGA: Boediono Kunjungi Mantan-mantan Wapres

"Lebih baik berkarya di desa dan memaksimalkan entrepreneur atau wirausaha," kata dia.
      
Pemerintah sendiri memiliki program untuk mengurangi pengangguran di Indonesia baik di desa maupun di kota secara bertahapMenurut Muhaimin, pihaknya menargetkan sekitar 2,4 juta tenaga kerja terserap setiap tahun"Harapannya untuk mengejar target 10,7 juta tenaga kerja terserap di 2014," kata Muhaimin.
      
"Hal itu dapat tercapai dengan pertumbuhan ekonomi serta pelaksanaan program-program di bidang ketenagakerjaan yang kami susun," kata dia.
      
Muhaimin mengatakan, salah satu sumber penyerapan tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja adalah pertumbuhan ekonomiPertumbuhan ekonomi itu akan menghasilkan produksi industri dan jasa yang tentunya secara langsung akan menyerap tenaga kerja.
      
"Insya Allah dalam setiap satu persen pertumbuhan ekonomi akan bisa menyerap 400 ribu-500 ribu orang tenaga kerjaSehingga dengan pertumbuhan ekonomi enam persen kita harapkan bisa menyerap hingga 2,4 juta tenaga kerja setiap tahun," katanya.
     
Selain pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja juga dilakukan dengan pelaksanaan berbagai program kerja KemenakertransDiantaranya Program kerja yang sifatnya padat karya maupun yang sifatnya subsidi-subsidi program.
      
Upaya Kemenakertrans untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan diantaranya dengan melakukan  Program Aksi GPP (Gerakan Penanggulangan Pengangguran)Program kerja ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk menciptakan kesempatan kerja dalam rangka menanggulangi pengangguran dan kemiskinan.
      
"Kita pun memanfaatkan balai-balai latihan kerja (BLK) yang akan memberikan kemampuan dan fasilitas-fasilitas kompetensi untuk penyerapan tenaga kerja." Pungkasnya(zul)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Joni, Tuna Netra Tewas Terinjak-injak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler