Mutasi Guru Mulai Disiapkan

Jumat, 02 Desember 2011 – 12:16 WIB

PURWOKERTO--Guru yang belum mempunyai jam mengajar atau jam mengajarnya kurang, silakan berdebar riaPasalnya, Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas sudah menggadang program penataan guru atau mutasi

BACA JUGA: Tunjangn Tak Turun, Guru Ancam Boikot

Program itu untuk meratakan jumlah guru sesuai dengan kebutuhan


Penataan guru yang sudah berjalan yakni guru SMA dan SMK

BACA JUGA: Sekolah Ambruk Bukti Pemda Ngawur Urus Data Sekolah Rusak

Hasil pemerataan guru di jenjang SMA/SMK beberapa waktu lalu, ada mutasi 45 guru antar SMA dan SMK
Nah, yang sudah berjalan saat ini adalah penataan di jenjang SMP

BACA JUGA: Ada Pungutan, Bukti Anggaran Pendidikan Masih Kurang

Rencananya, akhir Desember 2011, penataan itu rampung.

Kepala Dindik Banyumas, Drs Santosa Eddy Prabowo mengatakan, penataan guru ini bukan masalah suka atau tidak suka pada guru tersebut"Tidak ada masalah dengan suka atau tidak," tegasnya

Mutasi atau pemerataan ini, terus Eddy dikarenakan banyak guru yang jabatannya nol jamArtinya, dia tidak mempunyai jam mengajarAtau, banyak guru di jenjang SMP yang tempat tinggalnya jauh dari sekolahnya.  "Tidak ada tujuan lain selain hanya ingin meratakan kebutuhan guru di Banyumas," tegasnya

Untuk jenjang SD, Eddy mengakui masih banyak kesulitanPasalnya, jumlah SD dan guru yang terlalu banyak"Namun, kalau SMA dan SMP sudah selesaiKami langsung bergerak menata guru SD hingga TK," tambah pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) ini

Sementara, Kepala Bidang Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Fatkhurrahman mengatakan, menata guru bukan persoalan mudahPasalnya, guru harus dituntut memenuhi jam mengajar selama 24 jam per minggu.  "Sulitnya, ada guru senior yang tidak mau berbagi jam dengan guru juniornya," jelasnyaHasilnya, banyak guru junior harus "hunting" sendiri untuk menambah jam mengajar mereka

Meski demikian, untuk jam wajib mengajar di sekolah asal adalah enam jamSelain itu, dia boleh mengajar di beberapa tempat untuk memenuhi kekurangannyaTak hanya itu saja, guru juga bisa rangkap tugas dengan jabatan lainnyaSeperti menjadi kepala perpustakaan."Rangkap tugas seperti akan tetap dihitung supaya pas 24 jam per minggu," tukasnya

Mengenai masalah penataan, hasil ini rencananya akan diserahkan pada Dindik Provinsi untuk diserahkan pada pusat"Nah, pusat yang akan menata jika masih ada kekurangan dan kelebihan," ujarnyaBahkan Fatkhur mengklaim, apa yang dilakukan pusat mendatang, Banyumas sudah melakukan penataan lebih dulu(jul/dis)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ambil Alih UI, Rektor Diberi Ultimatum


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler