Nenek Pembuang Cucunya Ke Laut Itu Sempat Berkelit Begini

Rabu, 22 November 2017 – 23:28 WIB
Kartini (bersebo) ketika digiring anggota Polsek Bintan Timur ke sel, Senin (20/11). Foto: slamet/batampos

jpnn.com, BINTAN - Jajaran Polsek Bintan Timur masih terus menyelidiki kasus nenek yang tega membuang cucunya yang baru lahir ke laut di belakang rumahnya.

Kapolsek Bintan Timur AKP Abdul Rahman mengatakan, pihaknya merasa curiga setelah menerima laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat bayi di lingkungan mereka.

BACA JUGA: Malu ke Tetangga, Nenek Buang Cucu yang Baru Lahir ke Laut

Bayi yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa itu hendak dikebumikan.

“Ada hal yang tak wajar, makanya kami minta jangan dimakamkan dulu, sehingga kami mulai melakukan penyelidikan,” katanya.

BACA JUGA: Mau Mancing Ikan Malah Dapat Mayat Bayi Laki-Laki

Pengakuan Kartini, kata Kapolsek, waktu itu anaknya brojol dan cucunya jatuh ke laut.

“Ini sudah tidak sesuai. Lalu pelaku mengaku telah membuang cucunya sendiri setelah dilahirkan anaknya sendiri,” katanya.

BACA JUGA: Pengakuan Suami Si Penusuk Istri yang Hamil Tujuh Bulan

Dia mengatakan, malam sebelumnya SB sempat memeriksakan kandungannya ke bidan dan hasil pemeriksaan waktu itu menyatakan bahwa anaknya memang hamil.

“Jadi si anak hamil tanpa sepengetahuan si ibu. Motifnya karena malu dan aib bagi keluarga, makanya cucunya sendiri dibuang,” katanya.

Akibat perbuatannya, Kartini dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

Sementara itu, anaknya SB, masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Bintan di Kijang dan belum bisa diwawancara karena kondisinya masih lemah. (cr21)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sebelum Dihabisi Suami, Korban Sempat Diancam Begini


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler