Ngapung di Sungai, Ada Dua Peluru di Sakunya

Jumat, 24 Januari 2014 – 09:49 WIB

jpnn.com - BATURAJA – Beberapa warga Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Sumsel,  yang hendak pergi ke kebun karet di seberang sungai, mendapati sesosok mayat pria mengapung di Sungai Ogan, Kamis (23/1).

“Saya tidak tahu persis identitasnya (mayat itu,red), namun yang pasti bukan warga kami,” kata Kepala Desa (Kades) Lubuk Batang Baru, Baharudin (56).
    
Setelah dievakuasi polisi, dari mayat itu didapati tiga kartu identitas diri. KTP atas nama Iskandar (41) petani, warga Desa Lecah, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim. Lalu, Indriyani warga Bandar Lampung. Serta SIM B atas nama Agustoni (29), warga Jakarta.

BACA JUGA: Nganggur, Kerjain Keponakan

Dari saku celananya, diitemukan pula dua butir peluru kaliber 38 yang biasa dipakai pistol revolver.
 
Dari temuan peluru dari saku celananya, belakangan diketahui identitasnya adalah Iskandar alias Panjul. Diduga kuat dia salah satu dari dua perampok nasabah bank, yang terjun ke sungai setelah sempat baku tembak dengan aparat Satreskrim Polres OKU, Selasa (21/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dua tersangka yang berhasil didor dan ditangkap, Muslimin (33) warga Desa Lecah, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, dan Rianto (31) warga Batumarta Unit 6, Kecamatan Madang Suku III, Kabupaten OKU Timur.

BACA JUGA: Mantan Kasek Gantung Diri di Pohon Rambutan

Berdasar keterangan Rianto dan Muslimin,  kala itu memang dua rekannya yang berhasil lolos dengan terjun ke sungai, adalah Panjul dan NP, keduanya warga Desa Lecah. Disebutkannya otak perampokan itu Panjul, dan dia membawa senjata api.   

“Kami telah melakukan identifikasi, identitas mayat ini Iskandar alias Panjul. Dia ini diduga termasuk salah satu dari dua pelaku perampok di tyang kabur terjun ke sungai,” ujar Kapolres OKU, AKBP Mulyadi SIK MH, didamping Kasat Reskrim AKP Zulfikar, dan Kapolsek Lubuk Batang, AKP Sigit Aji Vambayun.
               
Ditambahkan Mulyadi,  ditemukan luka di sebelah kanan kepala mayat tersebut, akibat benda tumpul. Diduga, kepalanya sempat terbentur saat terjun ke sungai, diduga pingsan dan tenggelam. “ Saat ini mayatnya sudah dibawa oleh istri dan keluarganya, untuk dibawa ke kampung asalnya di Desa Lecah,” pungkas Mulyadi.
     
Pantauan Sumeks (Grup JPNN), istri Iskandar alias Panjul, berinisial NS, terlihat gemetar saat masuk ke kamar mayat RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja. “Saya ingin pastikan apakah suami saya atau bukan,” kata NS kepada kapolres.

BACA JUGA: Ditembak Polisi, Anak PNS Pengadilan Kehilangan Kaki

Ternyata setelah diperhatian ciri dan pakaian dan celana serta jaket yang dikenakan, NS memastikan mayat itu adalah suaminya.   “Dia cuma sempat berpamitan mau pergi ke Lampung saja, jenguk saudaranya,” singkat NS. (gsm/air)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pergoki Suami Selingkuh, Istri Mendadak Tewas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler