Nomor Tes CPNS Diambil Orang Lain

Selasa, 22 Oktober 2013 – 07:38 WIB

KOTABUMI – Peserta tes CPNS dari honorer kategori dua (K2) Pemkab Lampung Utara mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat kemarin.
    
Mereka protes nomor ujiannya telah diambil oknum yang tidak bertanggung jawab. Mayoritas guru itu datang didampingi kepala sekolah dan Kepala Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Tanjungraja, Lampura, Iskandar Zulkarnain.
    
’’Nomor ujian saya diambil orang yang namanya mirip dengan saya, yakni Yayah. Nama Yayah itu tercatat di SD Karangwaringin, bukan di SD Tanjungberingin, seperti tempat saya mengajar,’’ kata Yayah, salah satu honorer K2.
    
Kepala SD Tanjungberingin, Kecamatan Tanjungraja, Aini Haryani, saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Karena itu, dia bersama dengan para guru honorer sengaja mendatangi kantor BKD Lampura untuk menjelaskan bahwa nomor ujian milik bawahannya telah diambil orang.
    
Parahnya lagi, oknum yang mengambil nomor bawahannya itu juga memalsukan tanda tangannya dalam surat perintah tugas (SPT) beberapa waktu lalu.
    
Selain itu, oknum tersebut juga memasukkan nama honorer baru dengan nama Yayah di SD yang dipimpinnya. ’’Di sekolah saya tidak ada yang namanya Yayah. Kalau di SD Karangwaringin, ya ada nama itu. Tanda tangan saya dalam SPT itu juga dipalsukan,’’ ujarnya.
    
Sementara Iskandar Zulkarnain mengatakan, bukan hanya Yayah yang menjadi korban. Namun, masih ada beberapa nama yang juga sudah diambil oleh orang yang tidak berhak.
    
Karena itu, dia menyarankan kepada pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur hukum. ’’Kalau tidak ada penyelesaiannya, kita akan tempuh jalur hukum. Sehingga hal semacam ini tidak terulang lagi,’’ ungkapnya.
    
Sementara Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD Lampura Tambunan saat diminta komentarnya terkait praktik kecurangan itu berjanji akan menindak tegas pelaku atau oknum yang telah sengaja mengambil nomor ujian peserta K2 yang bukan miliknya. Pihak BKD mencatat, sedikitnya lima nomor peserta K2 telah diambil bukan pemiliknya.

’’Saya sempat dengar itu. Saya tidak akan izinkan mereka (oknum, Red) untuk masuk ruang ujian nanti,’’ ujarnya.
    
Untuk mengatasi hal itu, pihaknya telah mencetak ulang nomor ujian baru bagi para pemilik asli nomor ujian CPNS  honorer K2 agar yang bersangkutan bisa ikut tes CPNS yang akan digelar pada 3 November 2013.

BACA JUGA: Hanya Rekrut 30 Persen dari Jumlah Honorer K2

’’Kita telah cetak nomor baru bagi mereka (honorer, Red) agar dapat ikut ujian CPNS mendatang,’’ ungkapnya. (rid/rnn/p2/c2/ary)

BACA JUGA: GKR Hayu Midodareni, KPH Notonegoro Nyantri

BACA JUGA: Sengketa Lahan, Perwira Polda Ditangkap

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ribuan Buruh Sweeping Perusahaan di Subang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler