Nurdin Tak Mundur, Indonesia Rugi

Rabu, 31 Maret 2010 – 02:01 WIB
Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Foto: Bagus Dharmawan/Radar Malang/JPNN
MALANG - Isu pelengseran Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mencuat pada hari pertama Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) di Malang, Selasa (30/3)Namun, rumor tersebut langsung dimentahkan Ketua Umum KSN Agum Gumelar

BACA JUGA: Mancini: City Mesti Berjuang Keras

Dia menegaskan bahwa KSN bukanlah forum untuk mencopot Nurdin.
    
Hanya, Agum tidak menutup kemungkinan KSN bakal melahirkan rekomendasi untuk mengganti Nurdin
"KSN adalah acara urun rembuk yang diikuti masyarakat pecinta bola

BACA JUGA: Marah Lantaran Ballack Tak Minta Maaf

Tujuannya memberikan masukan berarti untuk kemajuan sepak bola nasional
Tapi, mungkin saja bisa menuju ke arah pergantian Nurdin," kata Agum saat membuka sidang pleno di Hotel Santika, Malang.
    
Hal yang sama diutarakan Margiono, ketua umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)

BACA JUGA: Zola Urung Tinggalkan West Ham

Dia mengaku mendapatkan banyak pertanyaan terkait isu pemakzulan Nurdin di forum KSN
    
"Saya katakan bahwa KSN bukanlah agenda untuk pemakzulan NurdinTapi, siapa yang bisa menghalangi kalau memang banyak yang menghendaki itu," kata Margiono saat menyampaikan pemaparan umum.
    
Dia menyatakan bahwa sepak bola Indonesia kini sedang terpurukDi satu sisi, problem sepak bola nasional belum tentu bisa tuntas dengan mencopot NurdinTapi, bisa juga masalah itu tuntas jika Nurdin turun.
    
Ke depan Margiono mengusulkan agar kewenangan ketua umum PSSI dibatasiTidak lebih sebagai seorang manajer"Tugasnya adalah pembinaan, prestasi, dan juaraJadi, kalau ada ukuran yang jelas untuk menilai kegagalan," kata mantan pemimpin redaksi Jawa Pos itu.
    
Suara lebih keras datang dari Sarman Panggabean, mantan pemain dan pelatih tim nasionalMenurutnya, selama tujuh tahun kepemimpinan Nurdin di PSSI, prestasi sepak bola Indonesia tidak bisa dibanggakanBahkan, PSSI melakukan pelanggaran dengan mengakali statuta FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional)
    
Karena itu, Sarman mengusulkan agar Nurdin lengser dari dari ketua umum PSSI"Kalau Nurdin masih tetap bertahan, alangkah ruginya negara ini," kata Sarman yang langsung disambut senyum kecut oleh Nurdin
    
Dia mendesak pemerintah lewat Menegpora dan KONI turun tangan dengan "memaksa" Nurdin turun"Jadi, KSN ini hanya mengawal pemerintah (Menpora) dan KONI," kata Sarman.
    
Keprihatinan akan terpuruknya prestasi sepak bola Indonesia juga diutarakan Ketua Umum KONI Pusat Rita SubowoSebagai induk organisasi olahraga nasional, KONI menyayangkan masih banyaknya catatan kelam dalam sepak bola tanah air
    
"Prestasi tim sepak bola kita terus menurunSementara pelaksanaan kompetisi juga belum berjalan baik," kata Rita"Saya punya rekaman tentang kerusuhan di pertandingan sepak bola, tapi saya potong saja daripada nanti bikin ngeri," ujarnya
    
Menurut Rita, KSN adalah upaya untuk memperbaiki sepak bola IndonesiaDia menyindir kondisi klub-klub di Indonesia yang masih mengandalkan dana dari APBD"Dibandingkan cabang olahraga lain, saya rasa PSSI lebih baik karena adanya aliran dana APBD melalui tim-tim," katanya
    
Sementara itu, dalam pemaparannya Nurdin tidak merespons derasnya tuntutan mundur kepadanyaSebaliknya, dia justru mengurai program kerja dan sasaran yang dibidik PSSI dalam beberapa tahun ke depan
    
Nurdin juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memberlakukan sistem pembinaan pemain muda dengan baikMenurutnya, prestasi sepak bola berhubungan dengan banyak aspekDi antaranya adalah infrastruktur berstandar internasional, gizi, pusdiklat, dan ketersediaan dana. (uan/ca)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mental Buruk, Murray Kandas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler