Optimalisasi Program Tol Laut Butuh Sinergi Semua Pihak

Rabu, 21 April 2021 – 19:42 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau tol laut. Foto dok Humas Kemenhub

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kemenhub Agus R. Purnomo menyatakan bahwa program Tol Laut telah berhasil menurunkan disparitas harga beberapa komoditas.

Meski begitu, kata Agus, program Tol Laut masih perlu optimalisasi agar memberikan dampak lebih luas.

BACA JUGA: Kemenhub Tambah 4 Trayek Baru Tol Laut

Untuk itu, sinergi para stakeholder, pelaku usaha, operator prasara serta sarana transportasi laut sangat dibutuhkan untuk memperkuat penerapan program Tol Laut.

"Seiring dengan kebutuhan masyarakat, program Tol Laut terus mengalami peningkatan dan pengembangan seperti trayek bertambah, jumlah muatan makin meningkat, maupun kapasitas kapal yang makin besar," kata Agus dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (21/4).

BACA JUGA: Kemenhub Dorong Optimalisasi Muatan Balik Tol Laut Fakfak

Program Tol Laut ini diharapkan dapat terjadi keseimbangan perdagangan antarawilayah barat dan timur sehingga diperlukan jaringan kapal, rute pelayaran, fasilitas pelabuhan yang memadai, konektivitas antar moda yang baik dan transparansi biaya logistik di setiap lini kegiatan pergerakan barang.

Berdasarakan data Ditjen Hubla, pelaksanaan program Tol Laut telah mengalami peningkatan yang signifikan sejak mulai direalisasikan pada 2016.

BACA JUGA: Kemenhub Buka Rute Baru Tol Laut, Akses Konektivitas dengan Papua Barat

Hingga 2021, jumlah pelabuhan singgah tol laut meningkat menjadi 103 titik dari 31 titik pada 2016.

Jumlah armada kapal meningkat dari 6 kapal pada 2016 menjadi 30 kapal pada 2021, dan jumlah trayek meningkat dari 6 trayek pada 2016 menjadi 30 trayek pada 2021. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler