Optimistis Lampau Sales Rp 4,5 Triliun

Jumat, 17 Juni 2011 – 09:11 WIB

JAKARTA - PT Sierad Produce Tbk (SIPD) optimistis target penjualan Rp 4,5 triliun bakal terlampauApalagi penjualan sepanjang kuartal pertama 2011 telah tercatat Rp 1,003 triliun

BACA JUGA: Harga Daging Sapi Stabil Hingga Juli

Konfidensi itu semakin menguat menyusul membaiknya industri pakan ternak yang terus mengalami pertumbuhan secara signifikan
”Pada dasarnya kami tetap percaya kalau perseroan akan tetap menunjukkan kinerja positif dan memberi keuntungan pada investor,” ungkap Eko P Sandjojo, Wakil Direktur Utama, Sierad, di Jakarta, Kamis (16/6).

Eko menyebut pihaknya telah menyiapkan beberapa ekspansi usaha

BACA JUGA: Harga Daging Sapi Stabil Hingga Juli

Diantaranya, peningkatan produksi guna penambahan pangsa pasar
Menyiapkan dana belanja modal (Capital Expenditure/Capex) sedikitnya Rp 800 miliar

BACA JUGA: Indo Straits Bidik Dana IPO Rp 95 Miliar

”Kami akan tetap melanjutkan sejumlah aksi korporasi untuk meningkatkan posisi perseroan,” imbuhnya.

Selain itu, perseroan berencana melakukan reverse stock (penggabungan saham)Kemungkinan melakukan penggabungan saham itu telah dimatangkanTetapi, untuk melancarkan aksi itu mesti dikomunikasikan kepada pemegang sahamItu penting untuk menghindari terjadi miskomunikasi dikalangan pelaku pasar"Tapi, waktunya masih belum bisa kami ungkap soal reverse stock tersebut,” tuturnya

Di samping itu, perseroan mengalokasikan dividen sebesar Rp 9,39 miliar atau setara dengan Rp 1 per lembar sahamNilai itu setara dengan 15,4 persen dari total nilai laba bersih sepanjang 2010 sebesar Rp 61 miliarNilai laba bersih 2010 akan dianggarkan untuk cadangan wajib dan juga cadangan kas untuk memperkuat kinerja perusahaan.

Terkait kinerja sepanjang tahun lalu, perseroan berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp 3,643 triliunNilai itu meningkat 12 persen dibanding nilai penjualan bersih 2009 yang tercatat sebesar Rp 3,243 triliunSementara peningkatan penjualan ditopang pertumbuhan laba kotor sebesar 52 persen, yaitu dari Rp 231 miliar pada 2009 menjadi Rp 351 miliar tahun lalu”Laba bersih kami juga meningkat dari Rp 37 miliar pada 2009 menjadi Rp 61 miliar hingga akhir tahun," tutur Eko

Sepanjang kuartal pertama 2011, perseroan sukses merealiasikan penjualan sebesar Rp 1,003 triliun dengan nilai laba bersih sebesar Rp 15 miliarCapaian itu terhitung naik signifikan dibanding kinerja triwulan pertama 2010, dimana penjualan tercatat sebesar Rp 758 miliar dan laba bersih sebesar Rp 8 miliar(far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BI Catat Kredit Macet Rp 33,7 Triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler