Oso Yakin Indonesia Jadi Negara Besar

Minggu, 29 April 2018 – 08:01 WIB
Ketua DPD Oesman Sapta Odang bersama Wakil Wali Kota Singkawang Irwan dalam press gathering di Singkawang, Kalbar, Sabtu (28/4). Foto: M Kusdharmadi/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPD Oesman Sapta Odang yakin Indonesia akan bangkit pada 2030. Oso menegaskan Indonesia akan diuntungkan dan bisa sejajar dengan negara besar di dunia karena memiliki kekayaan alam yang melimpah.

“Indonesia 2030 akan bangkit dan menjadi masuk negara lima besar di dunia. Karena alhamdulillah kita negara yang punya sumber daya begitu besar di dunia," kata Oso saat press gathering di Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (28/4).

Oso mencontohkan salah satunya adalah alumunium, yang berasal dari bauksit. Menurut Oso, deposit bauksit terbesar di dunia ada di Indobesia. Sedangkan di dunia ini, kata Oso, sedikitnya ada tujuh perusahaan besar yang bermain di alumunium. "Tapi belum tentu mereka itu punya alumunium," ujarnya.

BACA JUGA: Ini Jurus Oso Bela Jokowi dari Tudingan soal Rezim Pengutang

Senator asal Kalbar itu menambahkan jika nanti Indonesia masuk ke dalam sistem dan menjadi penyuplai alumunium internasional maka negara ini akan bisa masuk ke dalam barisan tujuh perusahaan dunia terbesar.

"Kita menjadi yang ke delapan besar," kata Oso.

BACA JUGA: Oso Ingatkan Warga Kalbar Berterima Kasih ke TNI-Polri

Menurut Oso, hal-hal seperti ini tidak pernah dibicarakan. Padahal ini adalah hal besar yang harus dikejar.

Selama ini, kata Oso, hanya berpikir hal kecil. "Jadi inilah yang harus dipikirkan bersama oleh anak bangsa," kata Oso.

BACA JUGA: Tolak Pansus Angket TKA, Oso Ajak Publik Tak Gubris Oposisi

Karena itu, Oso mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah sekarang ini. Dia menegaskan infrastruktur harus dibangun dalam rangka memudahkan jalur lalu lintas perekonomian. Juga koneksi antarwilayah di Indonesia.

"Pembangunan infrastruktur sudah merata. Ini harus didukung demi Indonesia lebih baik ke depan," ungkap wakil ketua MPR itu.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Muqowam: Kepala Desa Menolak Revisi UU Desa


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler