Pak Tito Waspadai Potensi Gangguan Pascapilkada di Sejumlah Daerah Ini

Selasa, 19 Januari 2021 – 20:45 WIB
Mendagri Tito Karnavian. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan jajarannya masih terus melakukan monitoring pascapemungutan suara Pilkada Serentak 2020.

Tito menegaskan bahwa ada daerah-daerah yang dianggap perlu perhatian, karena selisih perolehan suara antarpasangan calon di bawah tiga persen.

BACA JUGA: Pak Tito Bandingkan Keberhasilan Pilkada 2020 dengan Pemilu AS, Begini Kalimatnya

"Kalau di bawah tiga persen kami mewaspadai kemungkinan akan terjadinya gangguan konvensional dan sengketa," kata Tito saat rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/1).

Tito menjelaskan ada empat provinsi yang menggelar pemilihan gubernur dengan selisih suaranya tipis, yakni Kalimantan Selatan, Jambi, Sumatera Barat, dan Kalimantan Tengah.

BACA JUGA: Bima Arya Beber Kebohongan RS Ummi hingga Habib Rizieq Kembali Jadi Tersangka

"Bahkan, dua provinsi yakni di Kalimantan Selatan dan Jambi, range-nya di bawah satu persen. Kemudian, 2 persen sampai 3 persen adalah Sumatera Barat dan Kalimantan Tengah," ungkap Tito dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia itu.

Sementara itu untuk pemilihan wali kota ada tiga daerah yang persentase selisih suaranya di bawah tiga persen, yakni, Kota Metro, Samarinda dan Ternate.

BACA JUGA: Covid-19 Indonesia, Prediksi Ketum IDI Sepuluh Hari ke Depan Mengerikan

Untuk tingkat kabupaten, ada 25 wilayah yang selisihnya di bawah tiga persen. Antara lain, Karimun, Sumba Barat, Mandailing Natal, Labuhan Batu, Sumbawa dan Belu.

Selain itu, lanjut Tito, ada  yang selisih suaranya nol koma sampai 1 persen seperti Penukal Abab Lematang Ilir, Tasikmalaya, Tojo Una-Una, Solok, Morowali Utara, Malaka.

Ada delapan kabupaten selisihnya 1 persen-2 persen yakni Sidoarjo, Purworejo, Rembang, Konawe Selatan, Sekadau, Lampung Timur, Lingga dan Gresik.

Lima kabupaten selisih suaranya 2 persen - 3 persen yakni Lebong, Gunung Kidul, Manggarai Barat, Sijunjung dan Sungai Penuh. "Ini tentu akan menimbulkan potensi gugatan," tegasnya.

Tito menambahkan, terkait 25 calon kepala daerah melawan kotak kosong, semuanya dimenangkan oleh paslon.

"Tidak ada calon yang kalah melawan kotak kosong," tambahnya.(boy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler