jpnn.com - SADAR akan usia yang telah memasuki senja, Marijanto, 56, memiliki trik khusus untuk membuat tubuh bugar. Namun, dia akhirnya harus berurusan dengan kepolisian karena ketahuan menggunakan sabu-sabu.
Dalam keseharian, Marijanto memang harus bekerja cukup keras. Pekerjaannya sebagai tukang rombeng memang membutuhkan tenaga ekstra, terutama ketika membawa barang yang cukup berat.
BACA JUGA: Pegawai Koperasi jadi Korban Mutilasi
Pada 10 Agustus lalu, dia digerebek di rumahnya yang beralamat di Jalan Dupak Bangunrejo Gang IV, Surabaya. Di lokasi tersebut ditemukan barang bukti yang baru digunakan untuk pesta sabu-sabu.
"Ini semua berkat laporan dari masyarakat karena rumah tersebut sering didatangi banyak orang. Ketika kami gerebek, ternyata memang benar dia baru selesai pesta sabu," ucap Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP I Ketut Madia, Selasa (27/8).
BACA JUGA: Curi Spion untuk Beli Putau
Menurut dia, pihaknya terus menyelidiki kasus tersebut. Sebab, teman Marjianto yang bernama Edy berhasil kabur ketika penggerebekan.
Apesnya, Marijanto akan dijerat pasal berlapis. Sebab, dia bukan hanya pengguna, namun turut mendistribusikan sabu-sabu tersebut dengan keuntungan Rp 50.000 per paket.
BACA JUGA: Ditikam Kekasih Saat Telanjang di Kamar Mandi
Kegiatan yang melanggar hukum ini sudah dilakukan Marijanto sejak enam bulan lalu. Dia menjualnya Rp 400 ribu per paket. Marijanto pun terancam hukuman paling lama 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp 800 juta. (zuk/c5/diq)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Diduga Dibunuh karena Hamil
Redaktur : Tim Redaksi