Paling Sulit, 'Merakit' Jerapah Butuh Tiga Tahun

Laporan MAWAR ASTARI .

Selasa, 24 November 2009 – 07:23 WIB
Ratusan bagian anatomi makhluk hidup, mulai tengkorak, kulit, hingga daging merahnya yang masih segar kini dipamerkan dalam pameran langka bertajuk "Body Worlds and the Cycle of Life Exhibition?


TAKJUB, itulah yang dirasakan pengunjung saat melihat "patung" manusia berkudaIni memang bukan patung biasa

BACA JUGA: Punya Indera Keenam, Deteksi Pelaku yang Celingukan

Sebab, baik kuda maupun orangnya diperoleh dari makhluk asli namun ditampilkan tanpa kulit, sehingga terlihat bagian demi bagian tubuh mereka
Bahkan, urat dan nadi pun terlihat jelas

BACA JUGA: Melongok Legenda Tombstone

Tekstur daging terlihat masih segar, berwarna merah meski tak ada darah yang mengalir

 
Tepat di depan manusia berkuda itu terdapat "patung" manusia sedang menarik kereta rusa

BACA JUGA: Banjir Boleh Datang, Tapi Tidak ke Masjid Luar Batang

Setiap bagian tubuhnya ditarik oleh pengikat sejenis senar sehingga dapat berdiri tegakPengunjung tak dapat berjalan lebih mendekat karena terhalang balok-balok kaca di bawahnyaPemandangan tak biasa ini bisa Anda jumpai di Science Centre SingaporeEven yang berlangsung hingga 6 Maret tahun depan itu memamerkan 200 bagian tubuh makhluk hidup dan 20 tubuh utuh asli"Termasuk organ, potongan tubuh dan seluruh tubuh yang telah mengalami pengawetan," tutur Juliet Tseng, humas Science Centre Singapore

"Apa itu Daddy," kata seorang gadis kecil kepada ayahnya dalam bahasa Prancis menunjuk deretan tabungYang ditunjuk bocah itu tabung-tabung berisi embrio dan fetus manusia asli yang mengalami perkembanganSetiap item yang dipajang terlihat mengagumkanMungkin karena pameran itu dilengkapi tata pencahayaan dan dekorasi yang tepatKain hitam dipakai untuk memisahkan arena pameran dengan dunia luar
 
Masuk ke arena pameran, pengunjung langsung diajak untuk lebih mengenali tubuhnyaSeperti ligamen, otot, sistem saraf, sampai kulit manusiaSelain itu, ditunjukkan tiga fase kehidupan; muda, dewasa hingga masa tuaBahkan, ada "patung" wanita yang mengandung lengkap dengan janinnyaPengunjung juga diajak mempelajari kondisi tubuh dalam berbagai aktivitas seperti sedang main catur, melukis, menari, dan lain-lainAda seorang manusia tanpa kulit bermain basket lengkap dengan bolanyaJuga patung atlet yang bergantungan di papan gymSetiap potongan bagian tubuh itu telah mengalami plastinationSebuah teknik pengawetan menggunakan metode Dr von HagensTeknik yang sering dipakai dalam dunia kedokteran itu ditemukan pada 1970-an oleh Hagens untuk mencegah pembusukan

Seluruh item yang dipamerkan tersebut berasal dari Institut Plastination, sebuah badan dari Jerman yang menjalankan program pengumpulan donasi tubuh berbagai makhluk hidup dari seluruh duniaSebagian besar koleksi telah lulus uji etika dan mendapat izin dipamerkan ke publikHingga kini institut tersebut memiliki lebih dari 10.500 donor hidup dan mati di seluruh duniaDonor harus memberikan persetujuan dahulu sebelum organ atau badannya digunakan ketika mereka meninggal dunia

Pameran ilmu pengetahuan itu merupakan kerja sama Science Centre Singapore dengan Institut PlastinationGuna memproduksi "patung" makhluk hidup untuk Body Worlds, von Hagens mempekerjakan 340 pekerja di lima laboratorium di tiga negara: Tiongkok, Jerman, dan KirgiztanSetiap laboratorium memiliki kategori masing-masingMisalnya Tiongkok dengan spesimen binatangnya

Salah satu yang paling sulit dibentuk adalah jerapahTim membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk membentuknya atau sepuluh kali lebih lama daripada membentuk tubuh manusiaKhusus untuk jerapan ini, sepuluh orang dikerahkan untuk memindahkan binatang berleher panjang ituMaklum, beratnya setara dengan berat sesungguhnya, yakni 1.360 kilogram untuk jantan dan 680 kilogram untuk betina
 
Selain jerapah, anatomi binatang yang juga bisa dinikmati adalah cumi-cumi raksasaBinatang ini dipajang memanjang di dekat pintu keluarGurita dengan panjang sekitar dua setengah meter ini dibelah menjadi dua --depan dan belakang-- sehingga pengunjung dapat melihat bagian dalam hewan tersebutHewan laut ini juga diletakkan dalam kotak kaca yang dilengkapi  cermin di bawahnya, sehingga orang bisa melihat bagian bawah tubuhnya.
 
Pameran ini tidak hanya bermanfaat bagi pelajar untuk belajar anatomi, tapi juga kesehatan manusia"Anda akan mengetahui bagaimana tubuh berubah karena usia dan penyakitBagaimana badan bekerja dan bagaimana gaya hidup bisa berdampak besar pada kesehatan tubuh," tutur Chew Tuan Chiong, chief executive Science Centre Singapore(el)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ambacang, Cagar Budaya yang Diubah Peruntukannya


Redaktur : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler