Pandemi Masih Panjang, Mari Jaga Imunitas, Kuatkan Mental, Patuhi Protokol Kesehatan

Minggu, 04 Oktober 2020 – 15:37 WIB
Aktivitas di kawasan Sudirman Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Psikolog Muhammad Chalid mengatakan pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan, sedang dan tanpa gejala harus mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan.

Mereka yang tertulari virus corona itu juga perlu mendapatkan informasi positif tentang virus corona dan kesembuhannya.

BACA JUGA: Buat Zona Merah, Kuning dan Hijau di Rumah Masing-Masing Supaya Steril

"Memang banyak sekali pasien yang imunitas dan mentalnya turun setelah mengetahui dirinya positif Covid-19," kata Muhammad Chalid dalam talkshow bertema 'Tetap Aman dan Imun di Tengah Pandemi Covid-19' di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta beberapa waktu lalu.

"Seharusnya mereka diberi penguatan dengan menceritakan hal-hal positif seperti banyak pasien positif Covid-19 yang sembuh," imbuhnya.

BACA JUGA: Dipandu dr Reisa, Tenaga Medis Berkisah tentang Cara Pasien Covid-19 Cepat Sembuh

Dukungan psikologis dari keluarga, lanjut Chalid, dibutuhkan untuk menjaga imunitas tubuh.

Keluarga bisa menguatkan mental dengan mengirimkan doa atau informasi-informasi positif.

BACA JUGA: Selain Mematuhi Protokol Kesehatan, Kegiatan Ini Juga Bisa Bentengi Tubuh dari Covid-19

Terkait menjaga pikiran tetap positif, Chalid mengatakan masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa Covid-19 ini terjadi di seluruh dunia dan semua penyakit itu pasti ada obatnya.

"Setelah lebih enam bulan otomatis sudah mulai bisa menyesuaikan diri dengan pandemi ini. Semua harus berpikiran positif bahwa setiap penyakit ada obatnya dan setiap pandemi ada akhirnya," tambah Chalid.

Sekretaris Tim Mitigasi Dokter dalam Pandemi Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Ekasakti Ochtohariyanto, MPdKed mengatakan, mengonsumsi makanan sehat, olahraga tiga kali dalam seminggu minimal 30 menit per hari, dan berpikiran positif bisa meningkatkan imunitas.

Kepala Puskesmas Cempaka Baru Kemayoran Jakarta itu mengingatkan kurangi konsumsi gula dan protein.

"Pandemi masih panjang. Perlu maksimalkan kondisi tubuh. Kalau tidak menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan kemungkinan besar bisa masuk ke rumah sakit," jelas dr. Eka.

Ia menjelaskan pasien dengan pengorbit yang memiliki penyakit penyerta harus ekstra hati-hati.

Terutama yang memiliki riwayat penyakit gula sehingga perlu melakukan olahraga teratur dengan intensitas ringan.

"Pada dasarnya orang dengan pengorbit yang kondisi biasa bisa jadi lebih berat dan yang tidak punya pengorbit juga bisa saja meninggal," ungkap dr. Eka. (stpc19/ahm/mjs)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler