Panen Raya, Harga Komoditas Turun

Kamis, 01 April 2010 – 13:26 WIB
JAKARTA- Memasuki akhir triwulan pertama 2010, perkembangan harga berbagai komoditas mengalami penurunanDampaknya, pada Maret 2010 terjadi deflasi 0,14 persen

BACA JUGA: Saat Ini 16 Rute Pedalaman Papua

Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 118,9 persen
Hal ini dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Rusman Heriawan, Kamis (1/4) di kantor BPS.  "Penurunan harga berbagai komoditas turun di 66 kota di Indonesia

BACA JUGA: PDIP Ingin Deputi Gubernur dari Luar BI

Deflasi mencapai 0,14 persen sedangkan laju inflasi tahun kalender (Januari-Maret) 2010 sebesar 0,99 persen," Kata Rusman.
      
Dijelaskan Rusman, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 0,91 persen
Beberapa komoditas yang mengalami penurunan seperti harga beras, cabe merah, ikan segar, cabe rawit, emas perhiasan, gula pasir, bahan bakar rumah tangga dan telepon seluler.
      
"Memang komoditi yang memberikan sumbangan deflasi pada Maret 2010 adalah kelompok makanan yakni sebesar 0,24 persen

BACA JUGA: Geber BBM, Carrefour Diskon 30 Persen

Namun tetap ada inflasi sebesar 0,99 persen sedangkan inflasi year to year sebesar 3,34 persen," jelas Rusman.
      
Untuk komponen inti pada bulan Maret 2010 kata Rusman, mengalami inflasi sebesar 0,15 persenLaju inflasi komponen inti Januari-Maret 2010 sebesar 0,89 persen dan laju inflasi year to year sebesar 3,56 persen.
      
"Terjadinya deflasi ini sudah kita duga sebelumnya, karena panen raya terjadi dimana-dimanaIni juga berimplikasi besar terhadap nilai tukar petaniBerita gembiranya, harga penetapan masih dibawah ketentuan pemerintah," katanya.
      
Sementara itu untuk perbandingan deflasi antar kota, dijelaskan Rusman, dari 66 kota di Indonesia, 47 kota mengalami deflasiSedangkan 19 kota mengalami inflasiDeflasi tertinggi terjadi di Sibolga 0,96 persen dengan IHK 118,8 dan terendah di Jambi 0,05 persen dengan IHK 119,34 persen.
      
"Untuk kota di Sumatera, dari 16 kota yang ada, 15 kota diantaranya mengalami deflasi dan 1 kota mengalami inflasiSedangkan kota di Pulau Jawa, dari 23 kota, 19 kota diantaranya deflasi dan 4 kota mengalami inflasiTertinggi di Kediri 0,71 persen dan terendah di Surabaya 0,12 persen," jelas Rusman.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perbaiki Lingkungan, RI Butuh USD 62 Miliar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler