JAKARTA- Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, meskipun surat panggilan pertama mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang dilayangkan di rumahnya, di DPR RI, di Fraksi Partai Demokrat dan kepada Kepala RT/RW di Pejanten tempat Nazaruddin berdomisili dikembalikan ke KPK karena yang bersangkutan tak ada di tempat, KPK akan melayangkan panggilan kedua di alamat tersebut.
"Ya masih dikirim di alamat yang samaKarena memang sampai sekarang kami tak mengetahui pasti di mana lokasi Pak Nazaruddin," jelas Johan saat dihubungi, Senin (13/6) petang.
Johan juga sudah berani memastikan, Nazarddin mangkir, setelah ditunggu hingga jam kerja 17.00 Wib, dia tidak juga nongol ke gedung KPK
BACA JUGA: Hakim Syarifuddin Merasa Dipojokkan Penyidik KPK
"Tidak ada keterangan atas ketidakhadiran yang bersangkutan," tutur Johan
Nazaruddin sendiri dipanggil KPK untuk dua kasus berbeda
BACA JUGA: Polisi Teledor Bakal jadi Sasaran Teror
Yakni kasus dugaan korupsi pengadaan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di Direktorat Jenderal PMPTK tahun ajaran 2007 Departemen Pendidikan Nasional.Surat panggilan untuk pemeriksaan kasus ini dikirimkan pada Selasa (7/6) dengan jadwal pemeriksaan Jumat (10/6) tapi Nazaruddin mangkir
BACA JUGA: Polisi Teledor Bakal jadi Sasaran Teror
BACA ARTIKEL LAINNYA... Konsultan Pajak Penyuap Gayus Didakwa Korupsi
Redaktur : Tim Redaksi