Pasar Tanjung Raja Membara

Jumat, 08 Agustus 2014 – 02:24 WIB

jpnn.com - INDERALAYA - Kebakaran terjadi di Pasar Inpres Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (07/8), sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat amukan si jago merah itu, sedikitnya 12 petak milik pedagang di pasar hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi mencapai Rp 3 miliar. Para korban itu terdiri pedagang manisan, pakaian jadi, kelontongan dan pecah bela.

Dari belasan korban, ada pedagang yang memiliki 4 petak bernama Darul Kutni atau pedagang sepatu. Korban lainnya, Firdaus, Nita Erlina, Sopian, Urif, Dimyati, Khairunnisa, Sukmawati, Nurhayati, Wahid, Hajar dan Lina.

BACA JUGA: DPRD Dukung Pemkab Tolak Kuota CPNS

Staf Kantor Pasar Pemkab Ogan Ilir Mohammad Sari mengatakan, lokasi kebakaran itu berada di pasar inpres 7 Blok A nomor 1-5 atau eks kebakaran tahun 1997.

"Dari data yang diperolehnya terdapat 12 petak terbakar milik pedagang sepatu, pakaian jadi dan pecah bela. Sementara kerugian yang diderita sekitar Rp 3 miliar dan tidak ada korban jiwa," ujarnya.

BACA JUGA: Ketum Garis Ngaku Pimpinan ISIS di Indonesia

Informasi diperoleh, peristiwa kebakaran yang melalap pasar Tanjung Raja itu terjadi di saat warga sekitar tengah tidur pulas. Di tengah kesunyian itu, tiba-tiba terdengar teriakan orang dari pengeras suara di masjid adanya kebakaran di Pasar Tanjung Raja. Karuan saja dalam waktu singkat ramailah warga berdatangan ke tempat kejadian.

Tapi saat itu api mulai membesar dan merambah beberapa petak. Sebagian warga yang petaknya mulai dijilati api berusaha menyelamatkan dagangannya. Namun sebagian besar para pedagang tidak mau mengambil resiko, karena barangnya sudah terlanjur terbakar.

BACA JUGA: Honorer K2 Diduga Bodong Tetap Diusulkan jadi PNS

Sementara masyarakat yang berada di lokasi kebakaran tidak bisa berbuat banyak untuk memadamkan api, akibat kesulitan mendapatkan air. Akhirnya warga terpaksa menyedot air sungai menggunakan mesin diesel untuk menjinakkan api. Sedangkan mobil pemadam kabakaran dari Pemkab OI baru tiba di lokasi kebakaran sekitar 06.00 WIB.

Salah seorang korban kebakaran Darul Kutni berharap dengan kejadian kebakaran ini kiranya pemerintah daerah secepatnya membangun kembali petak-petak yang hangus terbakar. Darul Kutni yang sudah puluhan tahun menjadi pedagang sepatu di pasar Tanjung Raja mengaku menderita kerugian sekitar Rp 800 juta.

"Saya punya 4 petak sepatu yang terbakar ini sehingga mendapat kerugian terbesar," katanya.

Sementara hasil penyelidikan sementara petugas Polsek Tanjung Raja, bila penyebab terjadinya kebakaran itu akibat korsleting listrik dari petak pedagang pecah belah, Yanti.

"Kita sudah pasang police line di petak lokasi itu guna melakukan penyelidikan selanjutnya," kata Kapolsek Tanjung Raja AKP Zaldi dikonfirmasi usai kejadian kebakaran kemarin. (din)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pabrik Pengolahan Plastik Ludes Terbakar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler