JAKARTA -- Paskah Suzetta, tersangka kasus traveller cheque, berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk ikut mencermati masalah hukum yang sedang dialaminya"Beliau mesti memperhatikan
BACA JUGA: Dicopot untuk Permudah Pemeriksaan Internal
Bagaimanapun yang terlibat itu para anggota DPR dan termasuk saya adalah bekas menterinya," ujar Paskah saat tiba di gedung KPK, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (14/2).Mantan Kepala Bappenas era pemerintahan SBY-JK ini menjelaskan, yang diharapkannya dari Presiden adalah berupa telaah terhadap kasus dugaan suap pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia yang disangkakan KPK terhadap Paskah dan rekan-rekannya, terutama yang duduk di Komisi IX waktu itu
Paskah menjelaskan, permintaannya kepada Presiden bakal disampaikan resmi secara tertulis
BACA JUGA: Otak Kerusuhan di Cikeusik UJ, di Temanggung SYB
Mengenai kapan waktu penyampaian surat tersebut, ia belum dapat memastikannyaSelain Presiden, imbuh Paskah, dirinya juga akan meminta pendapat kepada lembaga lain, salah satunya termasuk Bank Indonesia, guna mencermati ulah KPK dalam menerapkan hukum terhadap kasus cek pelawat
BACA JUGA: KPK Izinkan Boby ke Bali
"Intinya kan di sini kita ingin mencari kebenaran yang berlandaskan keadilan sesuai hukum yang berlaku," ungkap mantan Ketua Komisi IX DPR ituPaskah tiba di gedung KPK dengan menggunakan mobil tahanan dan mengenakan kemeja putih, sekitar pukul 12.30 Wib(mur/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapolda Banten Tak Terima Laporan Intel
Redaktur : Tim Redaksi