Paulus Waterpauw Bilang Begini Soal Kondisi Terkini PLBN Skouw

Senin, 22 November 2021 – 20:27 WIB
Deputi II BNPP Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw memberikan penyuluhan kepada para pedagang di Pasar Rakyat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skow Kota Jayapura, Papua. Foto: Ist for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Paulus Waterpauw mengatakan kondisi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Jayapura, Papua, tertata dengan baik dan sangat terawat.

Hal tersebut dapat terwujud berkat adanya sinergi dan kolaborasi yang baik semua pihak terkait dalam membenahi PLBN.

BACA JUGA: Mendagri Terima Arahan Khusus dari Presiden, Ada Apa?

Salah satunya sinergitas terkait perbaikan dan pemeliharaan area tapal batas negara dengan Papua Nugini tersebut, yang sebelumnya tidak diurus dengan baik.

Paulus menyampaikan hal tersebut setelah empat kali melakukan peninjauan ke Pasar Skouw dan menggelar dua kali rapat serta memberikan arahan di lapangan.

BACA JUGA: Presiden Jokowi dan Yusril Bertemu Bahas Hal Penting

“Usai melihat kondisi itu, kami langsung melakukan pembersihan area pasar dengan melibatkan staf PLBN, Pospol Skouw dan tenaga pendukung operasional."

"Selain itu, juga melakukan pembabatan rumput di area pasar dan berkoordinasi dengan UP 3 PLN untuk menyambungkan kembali aliran listrik, sehingga saat ini listrik area zona penunjang sudah normal kembali,” ujar Paulus dalam laporannya ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sebagaimana dipublikasikan Senin (22/11).

BACA JUGA: Presiden Jokowi Ingatkan Seluruh Menteri, Tegas!

Paulus juga menyebut di PLBN Skouw kini terbentang spanduk dan papan imbauan dilarang membuang sampah dan meludah pinang sembarangan.

Pesan tersebut ditulis menggunakan bahasa Indonesia dan Papua Nugini.

“Mengantisipasi kotor kembali, kami sudah atensi langsung untuk petugas PLBN bersama anggota Pospol Skouw melakukan patroli jalan kaki dan terus memberi imbauan berbahasa Indonesia-Papua Nugini agar pengunjung, pembeli dan warga patuh," katanya.

Menurut Paulus, sebelumnya wajah PLBN Skouw kotor karena karena kurang diurus dengan baik sehingga banyak tumpukan sampah berserakan.

“Kondisi sebelumnya ditemukan banyak sekali tumpukan sampah nonorganik di sekitar pasar."

"Sampah berserakan di pelataran pasar dan lantainya kotor karena ludah pinang diselasar pasar dan depan kios pasar Blok A hingga Blok C,” katanya.

Dia juga melaporkan kondisi toilet yang kotor dan sangat jorok karena penuh dengan kotoran manusia dan tidak ada air serta beberapa lampu mati.

“Lampu-lampu di sebagaian area pendukung pasar tidak menyala dan mengalami kerusakan."

"Selain itu juga taman sekeliling tugu, sekeliling pasar tidak terawat karena banyak ilalang yang tinggi dan dipenuhi sampah,” kata Paulus Waterpauw. (gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler