PDIP Juara Pemilu 2019, Enam Partai Terlempar

Kamis, 18 April 2019 – 14:38 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Foto : Ist for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menjuarai Pemilu 2019. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu menang telak berdasar hasil quick count (QC) atau hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA dengan data yang masuk sudah 100 persen.

BACA JUGA : Ahoker dan PDIP Berjaya di TPS Keluarga Habib Rizieq

BACA JUGA: Respons DPP IMM Terkait Pemilu Serentak 2019

Jarak antara partai berlambang banteng moncong putih itu dengan pesaing di bawahnya cukup jauh. Dalam QC itu juga disimpulkan sementara ada sembilan partai politik yang lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 4 persen.

BACA JUGA : PDIP Jadikan Rumah Megawati untuk Pusat Pemantauan Quick Count Pemilu 2019

BACA JUGA: Sri Mulyani: Pasar Sudah Bereaksi Terhadap Quick Count Pilpres 2019

 "Kami hargai rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum, tetapi dari hasil quick count LSI rerkait pileg, yang dipastikan lolos ambang batas parlemen 4 persen ada sembilan partai," ujar peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar dalam paparan hasil quick count Pileg 2019 di kantornya, Kamis (18/4).

BACA JUGA : Quick Count Litbang Kompas Data 35,15 Persen: PDIP Unggul Telak, Posisi Kedua Golkar

BACA JUGA: Gerindra Akui Suara Jokowi Lebih Unggul dari Prabowo

Berdasar hasil QC LSI Denny JA, PDIP meraih 19,80 persen. Posisi kedua, persaingan ketat terjadi antara Partai Gerindra dan Partai Golkar.Menurut Rully, Partai Gerindra akhirnya berada di posisi kedua di bawah PDIP dengan raihan 12,50 persen.

Partai Golkar berada di posisi ketiga di bawah Partai Gerindra dengan raihan 12,21 persen.

Posisi keempat ada PKB 9,56 persen, Nasdem 8,53 persen, PKS 8,04 persen, Partai Demokrat 6,81 persen, PAN 6,16 persen, PPP 4,34 persen.

Posisi kesepuluh ada Perindo 3,18 persen. Menurutnya, Perindo masih berpeluang lolos karena masih ada margin of error 1 persen dalam QC ini. "Perindo masih di posisi abu-abu, karena masih dalam margin of error 1 persen," jelas Rully.

Sementara itu, Rully menjelaskan berdasar QC itu setidaknya ada enam partai yang kemungkinan tidak lolos PT.

Partai-partai itu adalah Berkarya 2,41 persen, PSI 2,35 persen, Hanura 1,85 persen, Garuda 0,98 persen, PBB 0,90 persen, dan PKPI 0,38 persen.

QC LSI Denny JA itu menggunakan metodologi multistage random sampling, dengan jumlah sampel 2000 tempat pemungutan suara atau TPS.

Sampel TPS terbesar tersebar secara proporsional berdasar provinsi di Indonesia. Adapun margin of error kurang lebih 1 persen. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Habis Pilpres, MenPAN-RB Minta ASN Setop Bahas Politik


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler