Pejabat Kemendikbudristek: Gaji Lulusan Vokasi Kemaritiman Menggiurkan, Ribuan Dolar

Selasa, 19 April 2022 – 12:15 WIB
Uang dolar AS. Ilustrasi Foto: AFP

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto mengungkapkan kemaritiman menjadi salah satu bidang yang meningkatkan percepatan pemulihan ekonomi Indonesia.

Menurut Wikan, keberhasilan pendidikan vokasi bidang kemaritiman ini dibuktikan melalui lulusan yang benar-benar menjawab dan memenuhi tantangan dunia kerja maritim bertaraf  internasional.

BACA JUGA: Gaji Honorer Daerah Ini Segera Cair, Langsung Rapelan 3 Bulan, Alhamdulillah

Dirjen Wikan menyebutkan kesesuaian (link and match) dengan mitra (stakeholder) nasional dan luar negeri telah makin mengarahkan kurikulum dan sistem pembelajaran pendidikan vokasi untuk menciptakan lulusan berkompeten, terampil, unggul dan berdaya saing, serta tentunya berstandar internasional.

“Ratusan SDM lulusan kampus vokasi kemaritiman, serta ratusan hingga bahkan ribuan SDM lulusan lembaga kursus dan pelatihan vokasi kemaritiman terserap dengan cepat oleh perusahaan-perusahaan pelayaran dan perkapalan luar negeri,” tutur Wikan, Selasa (19/4).

BACA JUGA: Kabar dari Sri Mulyani, Modal Asing Keluar RI Mencapai Miliaran Dolar AS 

Dia mencontohkan, dari sekian banyak kampus vokasi, SMK maupun Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) bidang kemaritiman di Indonesia, di antaranya terdapat dua institusi yang mencetak capaian-capaian yang berkelas dunia, yakni Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) dan LKP Overseas Training Center (OTC) Bali.

Sebagai perguruan tinggi vokasi, peran dan peluang dari SDM kompeten yang dihasilkan oleh Polimarin telah terbukti diakui dunia usaha, industri maupun kerja (DUDIKA). Kampus yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, ini melayani bidang kemaritiman, khususnya pelayaran dan kepelabuhanan. Polimarin tercatat telah melahirkan banyak SDM yang berperan aktif dalam roda perekonomian dan proses perdagangan nasional hingga dunia. 

BACA JUGA: Seusai Bu Nurul Tanda Tangan Kontrak PPPK, Wajahnya Memerah, Penuh Harap

Dirjen Wikan mengatakan, Polimarin berhasil mencetak SDM maritim yang unggul melalui kerja sama dengan DUDIKA, sehingga memperoleh output para alumni yang berkompeten sesuai kebutuhannya. 

Terkait dengan program magang, Dirjen Wikan mengatakan Reederei Nord yakni perusahan yang bergerak di bidang pengoperasian kapal kontainer, tanker, dan barang kiriman reguler (general cargo) dari Jerman melalui PT Silo Bahari, telah merekrut lebih dari 20 mahasiswa Polimarin.

 “Dalam program yang dilaksanakan selama 12 bulan ini, Reederei Nord memberikan fasilitas uang saku mencapai USD 480 setiap bulan bagi mahasiswa,” terang Wikan. 

Selain itu, kata dia, mahasiswa juga selalu mendapatkan evaluasi pelaksanaan magang untuk mencapai kriteria kompetensi yang telah ditetapkan. 

Reederei Nord pun memberikan program sistem bergabung kembali (re-join) bagi mahasiswa yang mendapatkan kondite baik selama magang untuk kembali bergabung sebagai staf maupun insinyur di kapal-kapal Reederei Nord.

Salah satu alumni yang telah magang dan bergabung kembali (re-join) adalah Anwar Adi Prasetyo.

Alumnus program studi (prodi) teknika Polimarin ini pada 2021 kembali dipanggil untuk mengawaki salah satu armada kapal Reederei Nord berbendera Panama sebagai insinyur (engineer). Sebagai lulusan baru, Anwar diketahui mendapatkan gaji senilai USD 3.358 setiap bulannya. 

“Tak hanya Anwar, lima rekannya juga sudah mendapatkan jadwal untuk pemberangkatan ke kapal Reederei Nord dengan rotasi dan tujuan pelabuhan yang memungkinkan untuk proses boarding atau sign-on," ungkap Dirjen Wikan.

Selain itu, tambahnya, 15 mahasiswa yang baru selesai magang di Reederei Nord, juga telah mendapatkan ‘tiket’ untuk re-join sebagai officer atau engineer setelah wisuda di tahun ini.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota Polri Ini Patut Dicontoh, Sisihkan Gaji untuk Membangun Lembaga Pendidikan Al-Qur’an


Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler