Pelabuhan Cirebon Masih Sepi

Minggu, 27 Juli 2014 – 02:51 WIB

jpnn.com - CIREBON - Aktivitas Pelabuhan Cirebon, sebagai salah satu titik mudik di jalur laut pantura masih terbilang sepi.

Pelabuhan Cirebon baru menerima satu kapal motor penumpang (KMP) yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Tegal, Jumat (25/7).

BACA JUGA: Avanza vs Panter, Arus Mudik Langsung Macet

Pantauan Radar Cirebon (Grup JPNN) Sabtu (26/7), tidak ada aktivitas pemudik yang menggunakan jalur laut, baik yang melintas ataupun yang bersandar di Pelabuhan Cirebon.

Hanya terdapat beberapa kapal pengangkut batubara dan sembako yang tengah bersandar. Salah seorang petugas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Cabang II Cirebon, M Yusuf Bachtiar mengatakan, baru ada satu kapal pemudik yang bersandar di pelabuhan.

BACA JUGA: Bangun Bandara, APBD Bakal Babak Belur

Itu pun datangnya mendadak dan tidak sesuai dengan jadwal. "Awalnya dijadwalkan bersandar jam 2 pagi hari Jumat, namun baru sampai ke sini sekitar jam 12 siang," terangnya.

Menurutnya, kapal tersebut hanya singgah sebentar di pintu Pelabuhan Muara Jati 2. Kapal tersebut menurunkan beberapa penumpang dan juga menaikkan penumpang yang menuju ke Jawa Tengah. "Selanjutnya, kapal akan menuju ke Tegal," terangnya.

BACA JUGA: Berdesakan, Balita Nyaris Tewas

Dia juga menjelaskan, ini pertama kalinya kapal motor penumpang bersandar ke Pelabuhan Cirebon. Seperti diketahui, Menhub EE Mangindaan pernah menyebutkan Pelabuhan Cirebon telah ditetapkan menjadi titik mudik pada tahun ini.

Masih menurut Yusuf, saat ini status Pelabuhan Cirebon sebagai salah satu titik mudik memang baru pertama digunakan sebagai titik mudik dan masih tahap uji coba. Sehingga, aktivitas pemudik masih nampak sepi. Selain itu, minat masyarakat mudik menggunakan kapal laut masih sangat minim.

"Secara sarana dan prasarana dan juga kedalaman laut, memang belum memungkinkan beersandar kapal-kapal besar. Tapi untuk Kapal Motor Penumpang yang berukuran kecil, masih dapat bersandar," ujarnya.

Yusuf belum bisa menjelaskan apakah kapal penumpang akan bersandar kembali atau tidak. Sampai sekarang, kata dia, belum ada jadwal kapal penumpang yang akan bersandar ke Cirebon. Ia juga tidak bisa memastikan Pelabuhan Cirebon bakal digunakan sebagai titik arus balik.

"Sampai saat ini belum ada jadwal lagi, kapal laut yang akan bersandar. Sebab biasanya jadwalnya baru diberikan satu hari menjelang kedatangan. Kemarin saja kapal penumpang yang bersandar telat, dijadwal akan datang jam 2 pagi, tapi nyatanya baru jam 12 siang baru bersandar di Pelabuhan Muara Jati pintu ke dua," tandasnya lagi.

Pelabuhan Cirebon sendiri menurut rencana Menteri Perhubungan, ditargetkan bisa menjadi tempat bersandar kapal-kapal besar tahun 2015. Sehingga diperkirakan Pelabuhan Cirebon akan menjadi titik mudik secara optimal pada tahun depan. Pemerintah sendiri terus membenahi infrastruktur yang berada di pelabuhan tersebut.

"Yang jelas untuk Lebaran ini, kapal-kapal pengangkut batu bara sudah tidak ada lagi beroperasi, hanya kapal pengangkut sembako saja yang bersandar untuk melancarkan distribusi barang-barang dan pasokan sembako dari Kalimantan dan pulau lainnya," ucapnya mengakhiri. (jml)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Idul Fitri Siap-siap Lampu Mati


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler