Pelajar Meninggal di Atas Bukit Jamur

Jumat, 22 Juni 2018 – 12:52 WIB
Jenazah. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, BENGKAYANG - Pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri II Pontianak, Aldio Zuhri Setyawan (15), ditemukan tewas di Bukit Jamur, Dusun Jaku, Desa Bani Amas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (21/6) sekitar pukul 20.00.

Belum bisa dipastikan penyebab meninggalnya warga Jalan Sejahtera, Kelurahan Sungai Bangkong, Pontianak, itu.

BACA JUGA: Paku Bumi Tergelincir Hantam Kepala Rismayanto hingga Pecah

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Nanang Purnomo mengatakan berdasar keterangan saksi korban bersama teman-temannya saat kejadian.

Teman-temannya adalah Tengku Zulflikar (16), Jonathan Ferer (18), Arief Eka Nugroho (16), di TKP.

BACA JUGA: Duel Gladiator di Bogor, Pelajar Tewas

Mereka bersama korban tiba di Bukit Jamur, Kamis (21/6) pukul 19.00. Mereka langsung mendirikan tenda untuk beristirahat karena cuaca dalam keadaan hujan.

"Hanya korban yang tidur di dalam tenda," ungkap Nanang, Jumat (22/6).

BACA JUGA: Vixion Hantam Truk, Pelajar Ini Tewas Mengenaskan

Nanang melanjutkan sekitar pukul 20.00, ketiga saksi yang merupakan rekan korban mendengar suara petir menyambar sebuah pohon yang berada di dekat tenda.

"Kemudian para saksi merasakan keram seperti tersengat listrik pada bagian kaki, dan bersamaan saksi juga melihat korban yang sedang tidur kejang-kejang," kata Nanang.

Menurut Nanang, melihat tubuh korban yang kejang-kejang, saksi panik. Mereka melakukan pertolongan pertama kepada korban dengan memberi napas buatan.

Namun, tidak ada perubahan alias tak ada reaksi terhadap korban. Teman-temannya kemudian meminta pertolongan kepada warga.

Nanang menambahkan Jumat (22/6) sekitar pukul 00.45, Polres Bengkayang bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bengkayang menjemput korban di TKP. Korban dibawa ke RSUD Bengkayang untuk pemeriksaan medis.

Menurut Nanang, hasil pemeriksaan dokter dari RSUD Bengkayang menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka dan memar di bagian muka, perut sampai kaki, kepala belakang, punggung, bokong, ujung kaki korban.

"Korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari pihak medis bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban," katanya.

Jenazah korban disimpan di kamar mayat RSUD Bengkayang. Nanang menambahkan, kesimpulan penyebab kemayian korban belum diketahui dan harus dilakukan autopsi.

"Berdasarkan keterangan dari saksi atau rekan korban bahwa korban sebelumnya pernah mengatakan kalau korban lapar dan takut sakit maagnya kambuh," ungkapnya.

Atas kejadian ini polisi sudah meminta keterangan saksi, menghubungi keluarga korban, dan membuat surat permintaan visum et repertum. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tabrakan dengan Mobil Danramil, Dua Pelajar Tewas


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler