MAKASSAR - Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI), mengubah kebijakannya soal pembatasan gaji pemain di kompetisi mendatangKini, persoalan gaji pemain diserahkan ke masing-masing klub.
Revisi nilai kontrak dan gaji masing-masing pemain, kini sepenuhnya menjadi wewenang klub
BACA JUGA: Jorg Peter Berpeluang jadi Pelatih PSM
PSSI tidak akan turut campur meski awalnya kebijakan tersebut dikeluarkan PSSI menyikapi melejitnya banderol pemain, baik lokal maupun asing.Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin menyatakan bahwa pembatasan gaji pemain itu sepenuhnya diserahkan ke masing-masing klub untuk mengaturnya
Sesuai aturan baru PSSI, untuk kontrak pemain lokal berlabel timnas dihargai Rp500 juta permusim
BACA JUGA: Arema Lepas Amiruddin-Hendra Ridwan
Setiap pemain dikontrak selama tiga musim, sehingga pemain bisa mengantongi Rp1,5 miliar untuk tiga musim.Dengan demikian, maka dua pemain lokal PSM yang nilai kontraknya di atas Rp500 juta yakni Andi Oddang dan Supriono akan direvisi
Manager Marketing PSM, Anno Suparno menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu regulasi PSSI terkait pembatasan gaji pemain dimaksud
BACA JUGA: Djohar: Klub Jangan Rugikan Pemain
Namun demikian, kata dia, PSSI sudah memutuskan salary marque player atau pemain bintang lokal yang pernah main di timnas dikontrak Rp500 juta per musim."Nah, kalau belum pernah main di timnas maka siap-siap saja kontraknya dipangkas antara Rp250-350 jutaTermasuk Oddang dan Supri yang kontraknya sekarang antara Rp500 sampai Rp600 juta," kata Anno.
Menurut Anno, pembatasan gaji ini aturan PSSI dan semua pemain harus menerimanyaCEO PSM Rully Habibie menambahkan, seperti itulah aturan baru PSSITetapi, lanjutnya, keputusan finalnya untuk PSM baru diambil setelah verifikasi nanti.
Pria yang menyelesaikan studinya di Jerman ini mengatakan, sudah hampir pasti revisi kontrak dan gaji pemain dilakukanHanya saja, PSM tidak buru-buru karena masih menunggu turunnya aturan final dari PSSI.
"Kalo revisi kontrak dan gaji sudah hampir pastilahKami hanya menjalankan aturan yang sudah di buatKita lihat saja aturan finalnya seperti apaIni yang sedang saya tunggu kepastiannya sebelum bertindak," ujar Rully(ram)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Difavoritkan Juara, Portugal Tak Gentar
Redaktur : Tim Redaksi