Pemda Tolong Perhatikan Permintaan Wapres Soal Limbah Akibat COVID-19

Rabu, 28 Juli 2021 – 22:33 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (ANTARA/HO-Asep KIP Setwapres/pri.)

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan permintaan khusus kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Dia meminta agar daerah segera membentuk Badan Layanan Umum (BLU) khusus untuk menangani limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) medis akibat COVID-19.

BACA JUGA: Malaysia Beri Bantuan Oksigen, Semoga Masyarakat Tak Lagi Khawatir

Wapres mengatakan hal itu saat memimpin rapat koordinasi dengan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dan jajaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Yogyakarta secara virtual, Rabu (28/7).

"Mungkin (perlu) semacam BLU atau apa yang (untuk) menangani."

BACA JUGA: Bunda Harus Tahu Dampak tak Mau Menyusui Bayi, Di antaranya Terkait Ekonomi

"Saya minta nanti Pak Gubernur berkoordinasi, sebab masalah limbah ini menjadi masalah sangat penting harus ditangani. Perlu penyediaan fasilitas yang cukup," ucapnya.

Persoalan limbah medis menjadi tantangan baru yang harus mendapat perhatian seluruh pemda dan Satgas COVID-19 di daerah.

BACA JUGA: Banyak Banget Dokter yang Gugur Karena COVID-19, Sebegini Jumlahnya

Wapres menegaskan jangan sampai limbah medis menyebabkan penularan penyakit baru.

"Limbah ini menjadi persoalan karena ini juga menjadi masalah baru dalam rangka kita memutus penularan."

"Jangan sampai limbah ini juga menjadi sumber penularan baru, sehingga harus ditangani dengan serius," tegas Wapres.

Sementara itu, Sri Sultan mengatakan penanganan limbah B3 COVID-19 di fasilitas kesehatan atau rumah sakit di daerahnya sudah tertangani dengan baik.

Namun demikian, kendala pengolahan limbah B3 COVID-19 dari sampah medis kegiatan isolasi mandiri masyarakat perlu mendapat perhatian khusus.

"Yang kami punya problem besar itu untuk B3 di isoman (isolasi mandiri), Bapak. Kalau di rumah sakit dan sebagainya tidak ada masalah, tetapi di isoman ini (perlu perhatian khusus)," kata Sri Sultan.

Terkait masalah limbah B3 medis COVID-19 dari isolasi mandiri masyarakat, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemda dapat menyemprotkan disinfektan secara menyeluruh.

"Ada program disinfektan, Pak, yang harus dilakukan secara berkala pada tempat-tempat yang cenderung infeksius," kata Dante.(Antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler