Pemerintah Percepat Tender Proyek

Rabu, 16 November 2011 – 03:30 WIB

JAKARTA - Pemerintah segera menerbitkan Keppres tentang rincian belanja pemerintah pusat daerahDengan terbitnya aturan pelaksanaan APBN 2012 tersebut, tender proyek-proyek pemerintah bisa dimulai akhir November ini

BACA JUGA: Jangka Pendek, Sulit Naikkan Harga BBM



"Yang penting untuk 2012 Keppres rincian belanja pusat dan daerah akan diterbitkan bukan ini
Dengan begitu, akhir November kementrian/lembaga sudah bisa mulai tender," kata Wakil Menkeu Anny Ratnawati di Jakarta, Selasa (15/11).

Anny mengatakan, saat ini Kemenkeu tengah meminta jadwal lelang masing-masing Kementerian/Lembaga

BACA JUGA: Optimis Rumah Rp20 Juta Diminati Pemda

Selain itu, review tetap akan dilakukan atas Keppres 54/2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
Review akan dikomunikasikan dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

"Kami akan perbaiki," katanya

BACA JUGA: Pemerintah Akan Hilangkan Subsidi BBM

Untuk tahun ini, penyerapan belanja secara umum sudah cukup baik"Hanya belanja modal sedikit terhambat," kata Anny.
     
Di sisi lain, realisasi penerimaan negara per 7 November baru 78,7 persen dari target di APBNP 2011Meski demikian, pemerintah optimistis realisasi penerimaan negara bisa mencapai target

Data Kementerian Keuangan menunjukkan total realisasi penerimaan dan hibah mencapai Rp 921,28 triliunPersentase itu hampir sama dengan penerimaan tahun lalu 78 persen atau sekitar Rp 774,045 triliunPenerimaan perpajakan Rp 681,58 triliun atau 77,6 persen dari target APBNP 2011 sebesar Rp 878,68 triliun.

Anny mengatakan, saat ini pihaknya tengah mencermati perkembangan penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN)"Penerimaan PPN agak melambat karena banyak insentif terutama insentif PPN," kata Anny

Untuk setoran negara lainnya, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 237,67 triliun atau 82,9 persen dari proyeksi Rp 286,56 triliunSelanjutnya, hibah Rp 2,01 triliun atau 43,2 persen dari rencana Rp 4,66 triliun(sof/oki)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wamen ESDM Usul Harga Premium Rp 5.500 per Liter


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler