Pemerintah Tawarkan 12 WK

Rabu, 01 Desember 2010 – 08:36 WIB

JAKARTA - Pemerintah tahun ini kembali menawarkan 12 wilayah kerja (WK) gas metana batubara (coal bed methane/CBM)Ke-12 WK itu terdiri atas 5 WK yang ditawarkan melalui penawaran langsung dan 7 WK melalui tender reguler

BACA JUGA: Pemda Tak Siap Pungut Pajak Daerah

WK CBM yang ditawarkan melalui penawaran langsung adalah GMB Sijunjung, GMB Kutai Barat, GMB Kutai Timur, GMB Kapuas I, dan GMB Kapuas II
Sedangkan WK CBM yang ditawarkan melalui tender reguler adalah GMB Kampar I, GMB Kampar II, GMB Pelalawan I, GMB Pelalawan II, GMB Melak Mendung I, GMB Melak Mendung II, dan GMB Melak Mendung III

BACA JUGA: Garuda Diminta Transparan soal IPO



Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H
Legowo ketika mengumumkan penawaran WK CBM di Simposium IATMI di Jakarta Selasa (30/11), menyebutkan, penawaran WK CBM 2010 istimewa karena untuk kali pertama pemerintah menawarkan WK CBM melalui tender reguler

BACA JUGA: PLTU Rembang dan Indramayu Beroperasi Akhir Tahun

Sebelumnya, pemerintah menawarkan melalui penawaran langsung”Kita berharap pengembangan CBM bisa meningkat terus untuk menambah ketersediaan migas nasional,” kata Evita

Hingga saat ini, telah dilakukan 20 penandatanganan WK CBM yaitu Sekayu, Bentian Besar, Indragiri Hulu, Kutai, Barito Banjar I, Barita Banjar II, Sangatta, Ogan Komering, Sangatta II, Tabulako, Tanjung Enim, Ogan Komering II, Pulau Pisau, Barito Tapin, Kotabu, Batangasin, Muara Enim, Rengat, Sanga-Sanga, dan Barito

Potensi sumber daya CBM di tanah air diperkirakan mencapai 337 triliun cubic feet (TCF)CBM memiliki multiguna antara lain dapat dijual langsung sebagai gas alam, dijadikan energi, dan sebagai bahan baku industri.

Eksploitasi CBM tidak akan mengubah kualitas matriks batubara dan menguntungkan para penambangSebab, gas emisinya telah dimanfaatkan sehingga lapisan batubara tersebut aman di tambangSelain itu CBM termasuk salah satu sumber energi yang ramah lingkungan(lum)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Capital Inflow Tak Dikenai Pajak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler