Pemerintah Tingkatkan Energi Biomass

Kamis, 13 Oktober 2011 – 18:36 WIB

JAKARTA--Untuk memperkuat dan memenuhi kebutuhan kelistrikan di pulau Jawa, pemerintah berupaya meningkatkan penggunaan pembangkit listrik biomass (sampah) yang berasal dari limbah industri kelapa sawit.

"Kami ingin tingkatkan energi biomassa, paling tidak bisa menyuplai kebutuhan listrik di luar jawa," ujar DirJen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Kardaya Warnika di Jakarta, Kamis (13/10).

Disebutkannya, industri kelapa sawit ini tersebar di beberapa daerah di seluruh Indonesia, mulai Aceh, Riau,  Lampung hingga Kalimantan.

Kardaya mengaku bahwa cangkang yang tidak terpakai dan limbah dari industri sawit selama ini dibiarkan terbuang begitu saja tanpa dimanfaatkan dengan baik, padahal bisa menghasilkan energi untuk pembangkitan listrik.

"Ini harus dioptimalkan untuk menghasilkan listrikDi samping itu juga limbah industri sawit bisa habis dengan emisi yang baik tanpa mencemari lingkungan," ungkap Kardaya.

Selain itu kata dia, ini juga akan menciptakan lapangan kerja, sehingga dapat menyerap tenaga kerja yang banyak." Memang skalanya kecil di bawah 10 Megawatt

BACA JUGA: Presiden Diminta Luruskan Kebijakan Mendag

Tapi jika ada 500 unit saja, tentu saja menghasilkan listrik sangat besar," terangnya.

Kardaya berharap, dengan diterapkannya tarif baru harga listrik energi terbarukan mampu meransang bagi para pengembang energi biomass untuk mengembangkan usahanya
"Di samping digunakan untuk kepentingan usahanya, juga bisa di jual ke PLN untuk melistriki masyarakat di sekitarnya," ucap Kardaya.

Seperti diketahui pemerintah menaikkan harga listrik yang dihasilkan dari biomassa, biogas, dan sampah kota

BACA JUGA: Investasi Tambang di Kukar Rawan Masalah

Dari Rp 656 per kwh menjadi Rp 850 hingga Rp 1.050 per kwh
(Yud/jpnn)

BACA JUGA: Lima Usaha Dapat Tax Holiday

BACA ARTIKEL LAINNYA... Konsumsi Listrik Terus Cetak Rekor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler