Pemerintah Usulkan Subsidi BBM Rp 25,21 Triliun

Rabu, 11 Februari 2009 – 15:02 WIB
JAKARTA-  Pemerintah mengusulkan subsidi BBM dan LPG pada 2009 sebesar Rp 25,21 triliunAngka ini berdasarkan asumsi alpha delapan persen, harga minyak mentah dunia (ICP) 45 USD per barel, dan nilai tukar Rp 11 ribu.

Di hadapan anggota Komisi VII DPR RI, Dirjen Anggaran Depkeu, Ani Ratnawati mengungkapkan, dalam RAPBNP 2009, subsidi BBM tanpa perhitungan alpha diperkirakan mencapai Rp24,5 triliun

BACA JUGA: Pertamina Harus Jadi Operator Utama

Di mana untuk subsidi BBM sebesar Rp 22,97 triliun dan LPG Rp 1,56 triliun.

"Jika menggunakan scenario alpha delapan persen, subsidi untuk BBM meningkat menjadi Rp 23,65 triliun dan LPG Rp 1,56 triliun," ujar Ani saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (11/2).

Ditambahkannya, Departemen ESDM juga mengusulkan perhitungan subsidi dengan alpha fix pada parameter angka lima sehingga total subsidi yang didapat adalah Rp 33,03 triliun
Yang mana subsidi BBMnya Rp 31,47 triliun dan LPG Rp 1,56 triliun.

Untuk volume BBM dengan perhitungan alpha delapan persen dan alpha fix masing-masing totalnya 38,9 KL terdiri dari premium 20,64 KL, minyak tanah 5,8 KL, dan solar 12,5 KL

BACA JUGA: KLBF Gugat Balik JP Morgan

Sedangkan volume LPG 1,6 miliar Kg/thn.

"Khusus perhitungan dengan alpha fix, alpha premium menjadi Rp 558 per liter, minyak tanah Rp 359 per liter, dan solar Rp 563 per liter," tutur Ani.

Dengan perkiraan subsidi tersebut, lanjutnya, pendapatan bersih dari hasil penjualan BBM jenis premium adalah Rp 2,12 triliun untuk scenario alpha delapan persen dari RAPBNP 2009 Rp 2,12 triliun
(esy/jpnn)

BACA JUGA: Jamsostek Berpotensi Rugi Rp 2,04 T

BACA ARTIKEL LAINNYA... ANTM Akuisisi Tambang Emas Cibaliung


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler