Pemkab Jayapura Fasilitasi Pabrik Semen Pertama di Papua

Jumat, 03 April 2015 – 02:32 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PT Semen Indonesia akan segera mendirikan pabrik semen di Kabupaten Jayapura, Papua. Berdirinya pabrik semen yang pertama di Bumi Cenderawasih itu merupakan hasil kerja sama antara Semen Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis PT Semen Indonesia, Rizkan Chandra mengataan, pabrik semen di Papua itu diharapkan mampu memproduksi 1 juta ton semen per tahun. Menurutnya, target itu untuk memenuhi kebutuhan semen di Papua dan sekitarnya.

BACA JUGA: Menteri Rini Ternyata Lebih Suka Kabur Sambil Nyengir

"Kami bersyukur karena rencana perseroan (Semen Indonesia, red) untuk membangun pabrik semen terintegrasi di Kabupaten Jayapura yang kami rencanakan sejak tahun lalu disambut dengan antusias oleh Bapak Bupati Jayapura. Ini langkah maju yang sangat baik bagi masyarakat Jayapura, Papua, dan juga bagi perseroan,” kata Rizkan dalam siaran persnya, Kamis (2/4).

Sebelumnya, perusahaan BUMN itu sudah memiliki pabrik untuk pengemasan semen di Sorong, Papua Barat. “Sekarang kami melangkah maju untuk membangun pabrik semen terintegrasi di Jayapura," kata Rizkan.

BACA JUGA: Ini Alasan Pertamina Naikkan Harga Elpiji 12 Kg

Kesepakatan kerja sama pembangunan pabrik semen di Papua itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara PT Semen Indonesia dengan Pemkab Jayapura yang ditandatangani di Gresik, Jawa Timur pada 26 Februari lalu.

Sedangkan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, kerja sama itu merupakan realisasi dari komitmen dan rencana Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pembangunan di Indonesia timur. Menurut Mathius, untuk membangun Papua dibutuhkan bahan-bahan bangunan yang harganya terjangkau dan mudah diperoleh.

BACA JUGA: Harga Elpiji 12 Kg Naik, Pemerintah Bisa Apa...

“Kami penduduk Jayapura ingin berbagai industri strategis yang membutuhkan semen mudah dikembangkan di sini supaya ekonomi Jayapura dapat berkembang lebih pesat. Bila industrinya dibangun, ekonominya bisa makin kuat, dan kualitas kehidupan rakyat di sini bisa makin meningkat. Inilah Jayapura baru yang ingin dicapai," katanya.

Mathius menambahkan, hal lain yang harus diingat bahwa pembangunan pabrik semen itu akan mampu menyerap tenaga kerja bagi putra-putri Papua. Karenanya ia juga mengajak putra-putri Papua untuk mempersiapkan diri.

“Putra-putri Jayapura, Papua harus mempersiapkan diri secara kemampuan untuk mendapatkan kesempatan kerja yang ada di pabrik semen ini. Dengan demikian maka ini bisa menjadi contoh bahwa kita harus membangun Papua, bukan hanya membangun di Papua," ujarnya.

Selain itu Mathius juga mengatakan, potensi pasar untuk produk semen bukan hanya di Papua, Papua Barat ataupun Maluku. Sebab, PT Semen Indonesia juga bisa mengekspor produknya ke Papua New Guinea (PNG).

Karenanya Mathius menargetkan tiang pancang pertama pembangunan pabrik semen di daerahnya bisa dilakukan pada  Januari 2016. Pembangunan pabrik semen yang menyedot investasi hingga USD 150 juta itu akan diperkirakan selesai dalam waktu sekitar tiga tahun.

Pemkab Jayapura pun telah menyiapkan badan usaha milik daerah (BUMD) untuk ikut dalam pengerjaan pabrik semen milik BUMN itu. "Sinergi BUMN dengan BUMD dalam pengembangan industri semen di Jayapura dapat menjadi contoh baik perwujudan 'dari Indonesia, untuk Indonesia' yang saling menguntungkan," ujar Mathius.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Pelabuhan Cilamaya, Dirut Pelindo II: Udah Bener itu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler