Pemkab Serangkan Bantuan, Warga Pasbar Diminta Tetap Waspada

Selasa, 10 Oktober 2017 – 03:45 WIB
Sejumlah titik jalan di Sumatera Barat tergenang banjir. Foto: Hendri/Padang Ekspres

jpnn.com, PASAMAN BARAT - Pemeritah Kabupaten Pasaman Barat melalui dinas sosial telah memberikan bantuan terhadap warga yang terdampak langsung banjir bandang.

Kepala Dinas Sosial, Marimus mengatakan bantuan yang sudah disalurkan adalah selimut sebanyak 120 buah, 90 matras, perlengkapan keluarga 50 paket, makanan siap saji 100 kaleng.

BACA JUGA: Pasbar Diterjang Banjir Bandang, 20 Unit Rumah Rusak Parah

Selain itu kebutuhan khusus sebanyak 25 paket, mie 10 dus, tambahan gizi delapan paket, lauk pauk dua paket dan beras sekitar lima karung.

”Dengan adanya bantuan itu diharapkan dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban para korban banjir,” katanya.

BACA JUGA: BKSDA-PM Lubuksikaping Amankan Dua Oknum TNI

Terpisah, Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran menyatakan turut berduka cita atas musibah yang menimpa warga Bantahan.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Pasaman Barat agar senantiasa bersikap siap dan siaga terhadap segala kemungkinan bencana alam yang terjadi.

BACA JUGA: Banjir Bandang Terjang Solok Selatan

Karena beberapa hari belakangan ini curah hujan cukup tinggi. Apalagi bencana alam itu tidak dapat dipastikan kapan datangnya. Semoga warga tetap dalam lindungan Allah SWT.

”Berbagai kemungkinan bencana seperti longsor, banjir, kebakaran ataupun gempa bumi bisa saja terjadi kapan saja, hal itu menuntut kesiagaan kita bersama,” ujar Syahiran.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan Pasaman Barat, Luthfi, mengatakan akibat tingginya curah hujan Minggu malam lalu, sekitar 50 ribu ekor ikan mas jenis majalaya hanyut terbawa banjir Sungai Batahan, Kecamatan Ranah Batahan.

Bencana alam itu diketahui setelah ada laporan Ketua Kelompok Pembudi daya ikan, Peridon, Najjar Lubis. Ikan mas itu merupakan bantuan Dinas Perikanan Pasbar pada beberapa bulan belakangan ini.

Kemudian, sekitar 20 ton pakan ikan yang kebetulan terletak di kolam itu juga ikut dibawa arus air bah. Akibatnya, diperkirakan kerugian mencapai sekitar Rp 800 juta.

”Padahal Kelompok Pembudi Daya Ikan Peridon yang terletak di Lubuk Manggis Jorong Aek Nabirong Kecamatan Parit Koto Balingka itu rencananya akan panen perdana,” tambah Luthfi. (roy)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Banjir Bandang Menerjang, 16 Nyawa Melayang


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler