Pemko Nekat Ajukan APBD Rp 2,5 Triliun

Selasa, 13 Desember 2016 – 21:43 WIB
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam nekat mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2017 Kota Batam sebesar Rp 2,5 triliun lebih. 

Padahal pemerintah pusat telah memangkas RAPBD Kota Batam dari angka yang diajukan Rp 2,5 triliun menjadi Rp 2,4 triliun.

BACA JUGA: Beginilah Cara Bupati Cantik Siasati Anggaran Cekak demi Infrastruktur Fisik

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pembahasan RAPBD 2017. Dimana angka Rp 2,5 triliun langsung diajukan ke DPRD Batam.

"Sudah selesai dibahas, kita ajukan Jumat (9/12) Rp 2,5 triliun sekian," kata Rudi kepada kepada batampos (Jawa Pos Group) hari ini.

BACA JUGA: Gubernur Ini Sarankan Kran Pengiriman TKW ke Luar Negeri Ditutup

Dikatakannya, angka itu didapat setelah melalui rapat dan pertimbangan bersama seluruh SKPD. Meski beberapa waktu lalu, pusat sempat memangkas RAPBD Batam menjadi Rp 2,4 triliun lebih.

"Tak usah ditanya lagi (yang disetujui pusat), yang jelas sudah kita kirim ke DPRD Rp 2,5 triliun sekian," tegas Rudi.

BACA JUGA: Batam Mau Jadikan Barelang Bridge Marathon sebagai Event Tahunan

Menurut dia, prioritas anggaran APBD 2017 adalah di bidang pendidikan. Sekitar 21 persen atau Rp 500 miliar dianggarkan untuk dunia pendidikan di Batam. 

"Paling besar di pendidikan, sekitar Rp 500 miliar lebih," ujar Rudi.

Rudi mengaku angka itu lebih kecil jika dibandingkan anggaran tahun lalu, yakni sebesar 28 persen dari APBD. Namun karena wewenang guru sekolah menegah dan swasta telah berpindah ke provinsi, anggaran pun dikurangi.

"Insentif guru swasta menjadi wewenang provinsi. Jadi berkurang sekitar Rp 100 miliar dibanding tahun lalu," beber Rudi.

Tak hanya pendidikan, APBD 2017 juga diprioritaskan untuk infrastruktur. Salah satunya untuk perbaikan dan pelebaran jalan di Batam yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Batam.

"Infrastruktur jalan khusus PU sebesar Rp 320 miliar. Belum untuk infrastruktur yang lain," sebut Rudi.(she/cr13)

BACA ARTIKEL LAINNYA... NTT Kembangkan Wisata Berburu Ikan Paus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler