Pemkot Padang Masih Kekurangan 8 Ribu ASN

Kamis, 30 September 2021 – 11:53 WIB
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kantor BKD Sumatera Barat di Padang, Jumat (3/9/2021). ANTARA/Iggoy El Fitra

jpnn.com, PADANG - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, masih mengalami kekurangan aparatur sipil negara (ASN). 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Arfian mengatakan berdasar analisis jabatan dan beban kerja, kebutuhan ASN di Pemkot Padang mencapai 15 ribu orang.

BACA JUGA: 1.059 ASN Jambi Terima SK Kenaikan Pangkat, Ini Pesan Gubernur Al Haris

Saat ini, ujar dia, ASN yang ada hanya sekitar 8.671 orang.

“Artinya, masih dibutuhkan sekitar delapan ribu orang lagi,” kata Arfian di Padang, Rabu (29/9). 

BACA JUGA: Respons Pimpinan KPK Soal Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs jadi ASN Polri

Dia memerinci dari 8.671 ASN itu, sekitar delapan orang dengan jenjang pendidikan terakhir doktor, S2 atau magister 780, S1 sebanyak 5.289, diploma III 1.300, SMA 1.127, dan SMP sekitar delapan.

Dari 8.671 sebanyak 1.244 orang berada pada jenjang struktural, pelaksana atau fungsional umum 2.708 orang, tenaga kesehatan 1.141 orang, tenaga pendidik 3.476 orang dan fungsional lainnya 102 orang.

BACA JUGA: PON Papua: Sebegini Harga Nasi Padang di Jayapura

Menurut dia, pada tes CASN 2021, Pemkot Padang membuka 118 formasi CPNS, 12 formasi PPPK nonguru dan 476 formasi PPPK guru.

"Namun, sejak Januari hingga Agustus 2021 terdapat 330 orang yang memasuki usia pensiun. Artinya, jumlah ASN yang ada terus berkurang," katanya.

Kendati Padang kekurangan ASN, Arfian memastikan untuk saat ini tidak ada lagi menerima tenaga kontrak dan honor karena tidak diperbolehkan dan membebani APBD.

“Akan tetapi ada tenaga harian lepas misalnya petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup,” katanya.

Selain itu,  lanjut Arfian, ada juga tenaga harian yang dibayarkan honornya karena ada kegiatan di SKPD terkait, namun sifatnya lebih pada kegiatan bukan bulanan.

Arfian menambahkan saat ini terdapat kekosongan kepala dinas definitif di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Inspektorat, Dinas Pariwisata, Dinas PU yang sementara diisi oleh pelaksana tugas hingga dilakukan job fit dan seleksi terbuka. (antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler