Pemprov Kalbar Berharap Jembatan Kapuas III jadi Ikon Baru

Jumat, 07 November 2014 – 08:25 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Pemerintah provinsi Kalimatan Barat mengandalkan rancangan pembangunan Jembatan Kapuas III, yang menghubungkan Kabupaten Kubu Raya-Kabupaten Mempawah, saat Indonesia Infrastructure Week 2014, 5-7 November di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.

Display Jembatan Kapuas III itu ditampilkan pada stand Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, bersama dengan infrastruktur-infrastruktur yang sedang dan akan dibangun di Bumi Khatulistiwa. Termasuk pula jalan lingkar luar yang akan segera dibangun.

BACA JUGA: Bujangan Tua Membusuk di Apartemen

Estimasi biaya pembangunan Jembatan Kapuas III yang panjangnya lebih dari dua kilometer itu, kurang lebih Rp 1 triliun.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Provinsi Kalbar, Anugrah Rachmanto, menjelaskan bahwa saat ini Jembatan Kapuas III sudah dalam tahap perencanaan.

BACA JUGA: Bus Restu Hajar Truk Sapi, Tiga Tewas

"Sekarang kita tampilkan display-nya. Mudah-mudahan bisa jadi ikon terbaru Kalbar," kata Anugerah kepada JPNN di stand pameran kemarin.

Jembatan Kapuas III itu direncanakan dibangun di Pulau Panjang. Menurut Rahmanto pembangunan Jembatan Kapuas III ini cukup mahal. "Kurang lebih Rp 800 miliar, cukup mahal juga karena sudah mendekati triliunan rupiah," ujarnya.

BACA JUGA: Di Maumere Konsumsi BBM Meningkat, Pasokan Masih Aman

Anugrah mengatakan pembangunan Jembatan Kapuas III ini dananya akan disharing. Pemerintah Provinsi Kalbar bertanggungjawab untuk pembebasan lahan. Sedangkan pembangunan fisik menjadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Dia mengatakan, nantinya Pemprov Kalbar akan melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu. Rencananya, akan dimulai dan berakhir pada 2015, sehingga pada 2016 sudah bisa dilakukan penancapan tiang pertama untuk pembangunan.

"Tanggungjawab kita pada 2015 kita bebaskan lahannya. Mudah-mudahan tidak lama atau akhir 2015 bisa selesai, itu mau kita. Tapi kita juga tidak tahu kendalanya nanti, karena membangun infrastruktur tidak murah," kata dia.

Anugrah mengatakan, jembatan ini juga akan dibangun dengan teknologi yang baik dan modern. Sehingga bangunannya nanti akan berkualitas. Menurut dia, memang harus ada terobosan untuk membangun infrastruktur. "Dan kita harus berani, kapan lagi kan ini untuk masyarakat kita sendiri," katanya.

Dia mengatakan jembatan ini sangat strategis untuk menopang perekonomian dan jalur distribusi barang maupun jasa di Kalbar.

Menurutnya, selain menjadi ikon baru Jembatan Kapuas III ini nantinya diharapkan dikelola dengan baik sehingga bisa menjadi tujuan wisata. "Karena itu strategis di pinggir laut (lepas)," ungkapnya.

Gubernur Kalbar, Cornelis menambahkan, selain sharing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dan Anggaran Pendapat Belanja Negara, nantinya juga diupayakan ada investor swasta yang juga turut berperan untuk membangun Jembatan Kapuas III tersebut.

"Salah satunya kita upayakan sektor swasta berapa persen, pemerintah berapa persen," kata Cornelis berbincang-bincang dengan JPNN kemarin usai mengunjungi stand.

Dia mengatakan, nantinya Pemprov akan mengumumkan pembangunan Jembatan Kapuas III ini kepada para investor. "Nah, nanti kita umumkan siapa yang mau, (apakah investor) China, Jerman, Amerika, Rusia sehingga tidak terlalu menjadi beban pemerintah," kata dia.

Rencananya, lanjut Cornelis, kalau bisa Jembatan Kapuas III itu bisa dijadikan tol untuk mengurangi kemacetan. Tentunya harus berbayar. "Tol ya bayar, masak tol tidak bayar," kata Cornelis. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kirim Surat Kementerian Palsu, Bobol Rekening Dinas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler