Pemprov Riau Pastikan Stok Beras Premium Masih Mencukupi

Kamis, 22 Februari 2024 – 03:36 WIB
Tas (67), pemilik penggilingan padi "Ulang Sari" Kelurahan Parik Muko Air, Kecamatan Lakina Lampasi 3 Nagari Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat menjahit karung beras setelah memasukan beras 10 kg ke karung tersebut. ANTARA/Frislidia.

jpnn.com, PEKANBARU - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Riau menjamin ketersediaan beras premium mencukupi kebutuhan masyarakat setempat kendati harganya naik menjelang Ramadan 2024.

"Harga beras premium mengalami kenaikan sebesar Rp6.000/kg hingga Rp11 ribu/kg namun Pemerintah Provinsi Riau memastikan ketersediaan beras aman," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Provinsi Riau Tetty Nurdianti di Pekanbaru, Rabu (21/2).

BACA JUGA: Panen Raya Tiba, Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Berangsur Turun

Dia mengatakan bahwa menjelang Ramadan terjadi kenaikan harga beras karena permintaan warga meningkat.

Namun demikian, katanya, stok barang kebutuhan pangan tersebut masih mencukupi sehingga belum terjadi kelangkaan.

BACA JUGA: Bantuan Pangan Bulog jadi Solusi Kenaikan Harga Beras?

“Sejauh ini belum ada gejolak terkait isu kelangkaan dan kenaikan harga beras premium,” katanya.

Dia menyebutkan harga beras lokal saat ini di sejumlah pasar tradisional dan modern di daerah itu mengikuti perkembangan pasar meski ada harga eceran tertinggi (HET).

BACA JUGA: Stok Beras Cadangan Pemerintah Aman, Capai 1,4 Juta Ton

"Berbeda dengan beras Bulog dan medium berada di bawah pengawasan pemerintah sehingga harga masih terjangkau, koordinasi, dan pengawasan tetap berjalan khusus kepada distributor pemasok beras kualitas premium tersebut," katanya.

Pihak distributor, katanya, melaporkan bahwa ketersediaan beras premium di tingkat distribusi masih aman dan terkendali.

Dia menyebutkan harga beras premium di pasar saat ini mencapai Rp155.000-Rp160.000/10 kg atau mengalami kenaikan Rp12.000-22.000/10 kg dibandingkan dengan HET Rp138 ribu/10 kg.

Di pasar tradisional setempat, seperti Pasar Cik Puan dan sejumlah pedagang di pasar lain di Pekanbaru, harga beras lokal asal Sumatera Barat mencapai Rp157.000-Rp168.000/10 Kg.

Harga beras lokal di Sumatera Barat --sebagai daerah sentra produksi pangan utama itu-- di Pasar Lubuk Buayo Padang dan sejumlah pedagang beras grosir di Jalan Adinegoro Kota Padang, seperti Anak Daro Rp168.000/10 kg, beras Lubuk Minturun Kota Padang, Sumbar Rp156.000 per 10 Kg mengalami kenaikan sebesar Rp12.000-Rp16.000/10 kg dari harga beberapa hari sebelumnya

"Tidak ada kenaikan harga tinggi, kalau naik itu juga tergantung pasokan dan permintaan pasar," kata Reni (46), seorang pedagang pasar beras grosir di Jalan Adinegoro Padang. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Sebut Bantuan Beras Cuma Ada di Indonesia


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler