Pemuda Pengangguran Ini Punya Nyali Tinggi

Sabtu, 09 Februari 2019 – 08:00 WIB
Mengaku anggota TNI padahal pemuda pengangguran. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, BATANGHARI - Polisi menangkap pemuda pengangguran inisial W yang mengaku sebagai anggota TNI. Pemuda pengangguran asal Desa Karang Dapo, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, ini ditangkap karena mencuri truk batu bara warga Kota Jambi.

Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Dhadhag Anindito melalui Kanit Pidum, IPDA Seno Hartono.

BACA JUGA: Duuh, Pak Ketua RW Malah Bikin Malu Warga

Tersangka diamankan dalam wilayah Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan. Proses penangkapan bekerjasama dengan satuan reskrim Polres setempat pada 1 Februari 2019.

"Penemuan tersangka terungkap setelah petugas melakukan monitoring koordinat Global Positioning System (GPS) truk batu bara," beber Seno.

BACA JUGA: Lima Orang Jaringan Gendam Diringkus, Ada Emas Batangan tapi…

Dijelaskannya, kejadian pada 25 Januari 2019. Modus tersangka menumpang dengan truk batu bara untuk mencari bandar Narkoba. Korban percaya dengan tersangka karena dia memakai baju yang cukup rapi seragam loreng tentara.

BACA JUGA: Pria Berseragam TNI Ini Menangis, Banyak Foto Perempuan di Tasnya

BACA JUGA: Kronologis Tertangkapnya Dorfin Felix, Polisi Tolak Uang Rp 6 Juta Dibungkus Daun

Dalam menjalani aksinya, W dibantu tiga temannya yang masih buron. Rencana pencurian kelompok W telah disusun selama tiga hari. Korban yang percaya pelaku anggota TNI menyerahkan mobil tersebut. Namun, dibawa kabur pelaku.

"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa truk batu bara beserta surat-surat dan kunci kendaraan," jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka W di jerat Pasal 362 tentang pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Sementara itu tersangka W mengatakan dirinya sengaja mengaku sebagai anggota TNI agar aksi pencurian truk batu bara berjalan mulus.

"Aku numpang dengan sopir truk batubara, kemudian turun depan SPBU Bulian untuk meminjam truk batubara dengan sopir. Kemudian aku dengan tiga kawan langsung berangkat," ujar W.

BACA JUGA: Gagah, Kumis Tebal, di Pundaknya Bintang Satu, Hayo...Siapa yang Pernah Ditipu?

W bersama tiga temannya tidak membawa senjata api maupun senjata tajam. Berbekal penampilan berseragam loreng TNI, sopir truk Batubara kemudian menyerahkan truk miliknya.

"Aku bilang mau nangkap bandar Narkoba. Rencana mobil mau saya jual 35 juta," katanya.

Hasil curian belum sempat dijual W dan tiga temannya. Setiba dalam wilayah Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, truk Batubara mengalami kerusakan.

"Belum sempat terjual, mobil macet di jalan dak mau hidup akibat minyak habis di hutan daerah Empat Lawang," katanya.

W bercerita, belum lama berselang memperbaiki mobil, dari arah berlawanan datang mobil plat merah. Tiga temannya kemudian langsung kabur melarikan diri.

"Tinggal aku sendirian dalam mobil saat orang ramai datang mendekati mobil, ruponyo polisi semua," bebernya. (rza)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berawal dari Saling Pandang, Julius Hantam Kepala Saudaranya pakai Potongan Kayu


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler