Pemuda Sumsel Serukan NKRI dan Pancasila Harga Mati

Jumat, 12 Mei 2017 – 05:40 WIB
Ketua Pemuda Katolik (PK) Komisariat Daerah (Komda) Provinsi Sumsel Apriadi Susanto Sinaga (kanan) bersama Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel Ahmad Marzuki dan Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasi saat silaturahmi Pemuda NKRI di Palembang, Sumsel. FOTO: Dok. Pemuda NKRI

jpnn.com, PALEMBANG - Sejumlah organisasi kepemudaan di Sumatera Selatan menggelar acara Silaturahmi Forum Pemuda NKRI, di Palembang, Rabu (10/5) malam. Acara tersebut bertujuan untuk mempertegas komitmen pemuda dan menyerukan bahwa Pancasila dan NKRI adalah harga mati.

Kegiatan ini dihadiiri perwakilan dari berbagai ormas, di antaranya GP Ansor Provinsi Sumsel, Pemuda Katolik Komda Sumsel, dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).

BACA JUGA: GP Ansor Minta Semua Pihak Menghargai Hak Ahok

Ketua PW GP Ansor Sumsel Ahmad Zarkasi menyatakan bahwa Ansor dan Banser tetap berkomitmen menjaga keutuhan NKRI.

“Ansor dan Banser tidak sendirian, banyak teman-teman yang sepakat bahwa NKRI adalah harga mati,” tegas Zarkasi.

BACA JUGA: Pangdam Minta TNI-Polri Lebih Solid Jaga Keutuhan NKRI

Senada dengan GP Ansor, Ketua Pemuda Katolik Komda Provinsi Sumsel, Apriadi Susanto Sinaga mengatakan NKRI dan Pancasila adalah harga mati. “Tidak ada yang boleh memecah belah bangsa ini,” tegas Apriadi.

Menurut Apriadi, untuk memperluas kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI maka akan dibuat kegiatan bersama seperti parade, seminar atau dialog secara rutin. Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai komponen pemuda dan berbagai stakeholder.

BACA JUGA: Sepertinya Birokrasi Pemerintahan Juga Sudah Kesusupan HTI

“Harapannya ini menjadi kampanye bersama untuk bicara Pancasila dan NKRI. Intinya acara ini dari kita dan untuk kita. Ini semua demi keutuhan NKRI,” tegas Apriadi lagi.

Dalam acara tersebut, Forum Pemuda NKRI bersilaturahmi dengan Pembina Forum Pemuda NKRI Kurmin Halim untuk membicarakan kegiatan pemuda NKRI yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yaitu pawai Kebinekaan dan Panggung Kebangsaan.

Sekretaris Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel Ahmad Marzuki mengatakan forum silaturahmi ini dihadiri seluruh elemen pemuda dari berbagai latar belakang suku, agama dan etnis seperti dari Tionghoa, HPP Muratara, dan beberapa gerakan pemuda mahasiswa.

Terkait rencana kegiatan Pawai Kebinekaan dan Panggung Kebangsaan, menurut Ahmad Marzuki, sudah dikomunikasikan dengan beberapa pihak stakeholder di Sumsel. “Semuanya rata-rata mendukung kegiatan yang mengusung tema Kebinekaan,” kata Ahmad Marzuki.

Sementara itu, Kurmin Halim sebagai salah satu pembina Pemuda NKRI merasa bangga kepadakaum muda yang peduli dengan situasi dan negara ini.

“Jadi saya terharu lihat kegigihan kaum muda mempertahankan NKRI, Bineka Tungga Ika dan sebagainya,” kata Kurmin Halim.

Sebagai orang tua, Kurmin menyatakan mendukung langkah generasi muda tersebut. Meski dia mengakui bahwa tidak mudah mencari pengusaha yang konsen terhadap kondisi anak-anak muda.
“Saya melihat Pemuda NKRI ini positif dalam arti mereka melakukan hal-hal berkenaan dengan kondisi kepemudaan, betul-betul memperlihatkan ini loh Indonesia,” kata Kurmin.

Kurmin juga mengapresiasi Pemuda NKRI karena bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin berkomitmen agar Sumsel harus kondusif dan jauh dari isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).(fri/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... GP Ansor: HTI Berupaya Merongrong Pancasila


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler