Pencarian Bibit Juara Bulu Tangkis Berlanjut di Cirebon

Jumat, 03 Agustus 2018 – 21:21 WIB
Jumpa pers Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 di Cirebon dan Solo. Foto: Istimewa

jpnn.com - Rangkaian Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2018 berlanjut ke Cirebon dan Solo.

Program pencarian bibit pebulu tangkis berkualitas ini digelar bersamaan selama tiga hari di GOR Bima (Cirebon) dan GOR RM Said Karanganyar (Solo Raya) pada 4-6 Agutus 2018.

BACA JUGA: Raih Super Tiket, 58 Pebulu Tangkis Muda Dikirim ke Kudus

Audisi ini dipantau langsung oleh para legenda bulu tangkis dan pelatih PB Djarum.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, Cirebon kembali dipilih karena sejak lama dikenal banyak melahirkan pebulut angkis dengan prestasi kelas dunia.

BACA JUGA: PB Djarum Guyur Bonus Untuk Rehan dan Fadia

"Kami kembali menggelar Audisi Umum di kota ini dengan harapan bisa kembali menemukan bibit-bibit pebulutangkis bertalenta yang kelak akan mencetak prestasi membanggakan bagi Indonesia seperti para pendahulunya," ujar Yoppy, Jumat (3/8).

Sementara, Karesidenan Surakarta yang terdiri dari Boyolali, Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, hingga Klaten, selama ini rutin menyumbangkan pebulutangkis mudanya melalui Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis.

BACA JUGA: Legenda Bulutangkis Turun Gunung Cari Atlet Potensial

Daerah berjuluk The Spirit of Java ini dikenal memiliki banyak benih atlet bertalenta yang sudah mengharumkan nama Indonesia.

Baru-baru ini, atlet putri kelahiran Karanganyar, Ribka Sugiarto, yang berpasangan dengan Febriana Dwipuji Kusuma, mampu meraih medali emas ganda putri di ajang 2018 Asia Junior Championship.

"PB Djarum sejauh ini konsisten untuk terus kembali ke Solo dan sekitarnya untuk menggelar Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Tidak bisa dipungkiri kalau wilayah Solo Raya punya banyak bibit-bibit berpotensi untuk menjadi pebulutangkis berkelas dunia," jelas Yoppy.

Demi mendapatkan bibit atlet dengan potensi terbaik di Cirebon, PB Djarum menerjunkan Tim Pencari Bakat yang dipimpin legenda bulu tangkis Indonesia Christian Hadinata.

Selain itu ada pelatih PB Djarum seperti Antonius B Ariantho, Denny Kantono, Simbarsono, Ertanto Kurniawan, Ronald Sanduan Sipasulta, Lukman Hakim, serta Engga Setiawan.

Di Solo, Tim Pencari Bakat yang akan hadir dan mengamati langsung permainan atlet-atlet cilik ini adalah Fung Permadi, Basri Yusuf, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Alvent Yulianto, Tri Kusharjanto, dan Sulaiman.

Hingga Jumat malam, para peserta yang mendaftar mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Cirebon dan Solo terus berdatangan.

Cirebon mencatatkan angka 878 peserta yang siap unjuk kemampuan di hadapan Tim Pencari Bakat. Sementara di GOR RM Said, sebanyak 867 peserta mendaftarkan diri dan siap berlaga esok hari. Jumlah tersebut dipastikan bakal terus bertambah, mengingat pendaftaran masih akan dibuka hingga malam hari.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun), dan U15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun). (mg7/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Audisi Djarum Kini Dibuka untuk Kelompok Usia U-11


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler