Penderita Difteri di Kota Bekasi Bertambah

Minggu, 17 Desember 2017 – 18:02 WIB
Ilustrasi Imunisasi. FOTO : JPNN

jpnn.com, BEKASI - Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. Sedikitnya lima orang dinyatakan positif terkena penyakit mematikan itu.

Kelima orang ini kini berada di sejumlah rumah sakit berbeda untuk menjalani perawatan di ruang isolasi.

BACA JUGA: Kabupaten Bekasi Belum Terima Vaksin Difteri

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati mengungkapkan, sejak awal Januari hingga awal Desember, tercatat sudah ada 12 kasus Difteri yang ditemukan.

Dari 12 kasus tersebut, empat di antaranya dinyatakan positif dan delapan lainnya negatif. Empat orang warga tersebut telah ditangani.

BACA JUGA: Sembilan Pasien Meninggal Akibat Difteri

Sementara itu, lima orang suspect difteri di Kota Bekasi merupakan anak – anak dan dewasa. Dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit yang ada di Kota Bekasi. Untuk suspect difteri yang sudah dewasa, dirujuk ke Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

“Dari 12 kasus, empat positif dan delapan negatif. Yang baru ini ada lima. Lima ini dalam proses menunggu hasil uji laboratorium,” kata Dezi kepada Radar Bekasi.

BACA JUGA: MUI Pastikan Vaksin Difteri Belum Dapat Sertifikasi Halal

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto mengatakan, belum ada warga Kota Bekasi yang meninggal dunia karena penyakit difteri pada tahun ini. Walaupun, pada 2016, ada satu orang warga yang meninggal dunia karena hal tersebut.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan vaksinasi difteri untuk warga Kota Bekasi. Hal itu menyusul telah dikeluarkannya status Kejadian Luar Biasa oleh Kementerian Kesehatan atas wabah penyakit itu.

“Karena memang waktunya cukup pendek, tapi kami langsung membuat laporan kepada wali kota. Wali Kota langsung membuat edaran untuk terus melakukan sosialisasi, ini mulainya 11 Desember. Yang lima masih menunggu hasil laboratorium,” ujarnya.

Sejak 11 Desember 2017 sampai dengan kemarin, Jumat (15/12), baru ada sebanyak 32.057 dari target vaksinasi difteri sebanyak 900 ribu warga Kota Bekasi yang melakukan vaksinasi difteri.

“Jadi memang ini masih cukup panjang. Karena kami juga tidak ditentukan oleh waktu,” katanya.

Menurutnya, vaksinasi difteri akan dilaksanakan tiga tahap yakni pada Desember, Januari dan Juni 2018.

“Desember kami lakukan vaksinasi massal targetnya adalah usia anak – anak sekolah. Kemudian nanti Januari, setelah itu sisanya. Dan Juni terakhir, jadi mudah – mudahan Juni sudah vaksinasi,” harapnya. (neo/pj/gob)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemprov DKI Anggarkan Rp 70 Miliar untuk Imunisasi Difteri


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler