Penelusuran, Ketika Karyawati Larut Dalam Bisnis Prostitusi

Sabtu, 22 April 2017 – 13:01 WIB
PSK. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, CIANJUR - Tuntutan gaya hidup dan kebutuhan ekonomi kerap menjadi alasan untuk menjual diri. Dengan mendapatkan kesenangan sesaat, bercinta dengan bayaran pun menjadi jalan.

Meski terselubung, bisnis prostutisi merebak. Apalagi ditopang dengan perkembangan teknologi.

BACA JUGA: Pintu Kamar Digedor, Penghuninya Ternyata Tanpa Busana

Radar Cianjur (Jawa Pos Group) melakukan penelusuran bisnis percintaan ini. Ditemukan, wanita-wanita yang kini sudah berstatus karyawati juga ikut menjadi pekerja seks komersil (PSK) di Cianjur, Jawa Barat.

Para PSK cukup duduk di rumah menunggu pemesannya. Modus yang dilakukan untuk mendapatkan pelanggan pun beragam.

BACA JUGA: Hakim Geleng-Geleng Dengar Pengakuan PSK

Ada yang melalui penghubung, dan ada pula yang bekerja sendiri. Meski demikian, untuk menelusuri jaringan ABG penjual cinta satu malam itu agak gampang-gampang susah.

Salah seorang penghubung N (30) menuturkan, sebagian besar cewek-cewek ABG yang mencari pelanggan menggunakan jasanya adalah karyawati di perusahaan yang ada di perbatasan Cianjur-Sukabumi.

BACA JUGA: Tegas! Bang Sandi Pastikan Bakal Tutup Alexis

Dia mengatakan tak jarang langsung menerima pesanan untuk dicarikan cewek bisa pakai.

“Biasanya yang minta pesanan cewe saya kirim foto ceweknya dulu via BBM, kalau cocok tinggal beritahu dimana tempatnya lalu saya anterin cewenya ke lokasi,” ujarnya, (20/04).

Saat Radar Cianjur mencoba meminta kontak pin Blackberry Messenger (BBM) dan nomor handphone beberapa cewek esek-esek jaringannya, N tak keberatan dan memberikan pin beberapa orang ABG.

Berbekal pin BBM yang diberikan N, kami pun mencoba meng-invite. Beberapa di antaranya langsung diterima.

Salah seorang cewek yang menyetujui permintaan pertemanan BBM mengaku dirinya berstatus sebagai karyawati di salah satu perusahaan.

Saat diminta untuk mengirimkan fotonya, dia pun tak keberatan dan mengirim beberapa foto dirinya dengan tampilan cukup seksi.

Setelah berkomunikasi melalui BBM, dia kemudian memberikan nomor handphonenya untuk komunikasi lebih lancar.

Saat ditanya melalui pembicaraan telepon, dia mengaku siap melayani laki-laki hidung belang asal harga atau tarifnya cocok.

“Ya kalau sanggup bayar Rp 500 ribbu untuk short time, saya layani,” jawab S saat komunikasi lewat telepon mengenai tarif yang dipatoknya untuk melayani hasrat birahi pemesannya.

Sementara untuk tempat, S siap dimana saja, baik di kos-kosan hingga hotel.

“Kalau di hotel, yang bayar sewa kamar yang booking. Tinggal kasih tau hotel mana, kamar nomor berapa,” katanya. (pj/yuz/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dijanjiin Kerja di Kafe, Rupanya Jadi PSK, sudah 2 Kali


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler