Penggila Pokemon Go, tuh Diajak Kumpul tiap Minggu

Rabu, 20 Juli 2016 – 00:18 WIB
Pokemon Go. Ilustrasi Foto: Andy Satria/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - SEJAK pagi, puluhan penggila game Pokemon Go menyelenggarakan Kopi Darat (Kopdar) di Skate Park Lapangan Sempur, Kota Bogor. Mereka sepakat membentuk Pokemon Go Bogor, Minggu (17/7). 

Pertemuan mereka berawal dari grup Facebook dengan nama senada, kemudian berlanjut ke grup Line hingga akhirnya tercetus ide untuk bertemu hingga membentuk sebuah komunitas. Daripada hanya sekadar nongkrong-nongkrong belaka. 

BACA JUGA: Hebat! Tukang Becak Ini Rela Mengajar Gratis untuk Gelandangan

“Anggotanya yang hadir jumlahnya 80 orang dari latar belakang beragam. Mulai dari pelajar hingga pekerja pun ada, lelaki juga perempuan,” tutur Ketua Pokemon Go Bogor, Tito Aryanto Wibowo kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group). 

Selain karena sama-sama menggilai Pokemon Go, menurut Tito, mereka yang berkumpul dan menjadi anggota Pokemon Go Bogor pun sama-sama penyuka anime Pokemon yang sempat booming beberapa tahun yang lalu itu. 

BACA JUGA: Tegang...tapi Senang! Rp 5 Ribu 15 Menit

“Semenjak tahu ada versi android juga ios-nya jadi greget sama game ini, jadi makin mudah memainkannya. Sebab sebelumnya kan hanya ada di Nintendo,” papar Tito. 

Meski baru terbentuk, Pokemon Go Bogor sudah memiliki sederet agenda menarik. Semisalnya dalam waktu dekat akan berkolaborasi dengan Mi Fans, sebutan bagi pengguna juga fans smartphone Xiaomi sama-sama mencari Pokemon. 

BACA JUGA: Lebih Memilih Malaysia, Jangan Salahkan Mereka...

“Kami juga memiliki Fan Page bernama Pokemon Go Bogor juga Instagram Pokemon_Go_Bogor,” paparnya. 

Menanggapi banyaknya kejadian menyeramkan karena mencari Pokemon, Tito mengatakan, sedianya Pokemon Go memiliki sistem juga radius tertentu yang membuat si pemain tak sampai harus mencari-cari hingga ke semak-semak, pinggir jalan bahkan jurang. 

“Kan ada radiusnya, jadi mencari Pokemon tidak harus hingga di luar radius itu. Lagipula ada Lure Module yang berfungsi untuk mencari Pokemon tanpa harus berjalan-jalan,” tukas Tito. 

Justru, kata Tito, akan menjadi bahaya jika mencari Pokemon sambil berkendara. Sekalipun harus disarankan untuk memacu kendaraannya di bawah 20 kilometer. Namun, akan lebih baik jika saat bermain Pokemon Go berjalan kaki atau menggunakan sepeda. 

“Sesuai dengan visi si pembuat Pokemon Go dalam memainkannya disarankan menggunakan sepeda atau bagi para backpacker agar bisa berinteraksi langsung dengan penggila Pokemon Go lainnya sekaligus berolahraga,” bebernya. 

Kata Tito, bagi penggila Pokemon Go yang tertarik bergabung, langsung saja datang ke Skate Park Lapangan Sempur tiap Minggu pagi. Akan banyak agenda asyik yang bisa dilakukan bersama-sama, salah satunya nelur bareng. (wil/sam/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bromo Erupsi, Mbah Dukun Pastikan Tetap Gelar Larung Sesaji


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler