Penggunaan Ponsel pada Ibu Hamil Berbahaya Bagi Calon Bayi?

Minggu, 15 Oktober 2017 – 22:50 WIB
Perempuan mengandung. Foto: thebreastcancer

jpnn.com, JAKARTA - Radiasi telephone gengam dikabarkan berbahaya bagi wanita hamil karena bisa berdampak pada perkembangan otak anak kelak.

Lalu benarkah kabar tersebut?

BACA JUGA: Minum Air Kelapa saat Hamil Bikin Kulit Bayi Putih?

"Kami tidak menemukan bukti efek berbahaya dari bumil yang menggunakan telepon genggamnya selama kehamilan pada perkembangan saraf anaknya pada usia 3 tahun dan 5 tahun tahun," kata penulis studi, Dr. Jan Alexander, seperti dilansir laman Lifescript, Kamis (12/10).

Alexander justru menemukan sebaliknya.

BACA JUGA: Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Alkohol?

"Hal yang paling mengejutkan kami adalah semakin ibu hamil menggunakan ponselnya selama kehamilan, maka anak mereka pada saat 3 tahun akan memiliki keterampilan bahasa dan motor yang lebih baik," jelas Alexander.

Beberapa penelitian sebelumnya, terutama pada hewan, telah menimbulkan kekhawatiran tentang apakah terpapar medan elektromagnetik radiofrekuensi dari ponsel mungkin membahayakan perkembangan otak bayi.

BACA JUGA: Ponsel Pak Dewan Hilang, Dihubungi Malah Muncul Suara Perempuan

Tapi hasilnya beragam dan banyak penelitian mengenai hal ini terlalu singkat untuk menilai dampak jangka panjang dari paparan ponsel pada perkembangan anak, periset mencatat di BMC Public Health.

Untuk studi saat ini, para peneliti memeriksa data pada 45.389 pasangan ibu-anak, mengamati ibu hamil tentang penggunaan ponsel mereka selama kehamilan dan mengamati keterampilam bahasa anak mereka, keterampilan komunikasi dan motor pada sang anak pada 3 tahun dan 5 tahun.

Secara keseluruhan, sekitar 10 persen wanita mengatakan mereka tidak pernah atau jarang menggunakan telepon seluler saat mereka hamil, sementara 39 persen dianggap pengguna rendah, 47 persen adalah pengguna sedang dan sekitar 4 persen adalah pengguna tinggi.

Periset menganggap wanita pengguna rendah jika mereka menggunakan ponsel beberapa kali seminggu dan pengguna menengah jika mereka menggunakan perangkat mobile setiap hari. Tingginya pengguna ponsel setidaknya selama satu jam setiap hari.

Dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dari bumil yang jarang menggunakan ponsel selama kehamilan, anak-anak dari bumil pengguna telepon seluler memiliki risiko 27 persen lebih rendah untuk memiliki kompleksitas kalimat rendah, 14 persen lebih rendah risiko tata bahasa yang tidak lengkap dan risiko 31 persen lebih rendah mengalami penundaan bahasa moderat.

Penelitian ini bukan eksperimen terkontrol yang dirancang untuk membuktikan apakah atau bagaimana paparan ponsel selama kehamilan bisa memengaruhi perkembangan anak.

Orang tua juga mungkin telah memberikan informasi yang tidak tepat mengenai perkembangan bahasa anak mereka.

Meski begitu, temuan tersebut harus bisa meyakinkan ibu hamil bahwa menggunakan ponsel tidak akan membahayakan otak perkembangan bayi.

Namun, penelitian lain telah menghubungkan keterpaparan ponsel dengan masalah perkembangan seperti hiperaktif.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ponsel Ilegal Masuk, Negara Rugi Rp 1 Triliun per Tahun


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Ibu Hamil   Ponsel  

Terpopuler