jpnn.com, PONOROGO - Pemerintah kini lebih fokus pada para korban selamat dan yang terdampak longsor di Ponorogo, Jatim setelah pencarian korban dihentikan
Selain itu pemerintah setempat menjamin seluruh keluarga korban maupun pengungsi mendapat jaminan hidup.
BACA JUGA: Sedang Cari Korban, Tiba-Tiba Terjadi Longsor Susulan
Seluruh warga dan keluarga korban pasrah mengaku iklas dengan keputusan tersebut.
Meski masih banyak korban tertimbun belum ditemukan, tapi keluarga korban menilai kinerja tim sar sudah sangat maksimal.
BACA JUGA: Tolong...Aktivitas Ekonomi Warga Banaran Lumpuh Total
Sejauh ini pemerintah lebih fokus evaluasi penanganan lanjutan kepada keluarga maupun warga yang terdampak tanah longsor Desa Banaran.
Selain membuat dua lokasi pengungsian sementara, pemerintah juga memberikan uang jaminan hidup senilai Rp 900 ribu per bulan
BACA JUGA: Ada Retakan Baru di Ponorogo, 269 Jiwa Diungsikan
Dana itu akan diberikan selama enam bulan pada para pengungsi.
"Untuk keluarga korban meninggal juga mendapat santunan senilai Rp 35 juta," ujar Soemani, Kepala BPBD Ponorogo.
Tak hanya fokus pada penanganan keluarga korban, pemerintah juga akan fokus pada normalisasi dan membuatkan aliran sungai di lokasi bencana tanah longsor. (pul/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Allah Menyelamatkannya..Bayi Itu Lahir Setelah Longsor
Redaktur & Reporter : Natalia