Penilai Akreditasi Prodi Tak Mumpuni

Pesimis Akreditasi 6000 Prodi Kelar 2012

Jumat, 24 Desember 2010 – 19:57 WIB

JAKARTA –Ketua Umum Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP PTSI) Thomas Suyatno mengaku pesimis 6000 program studi (prodi) akan selesai diakreditasi di tahun 2012Menurutnya, target tak akan tercapai jika tidak ada perubahan manajemen di internal Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

“Kami tidak yakin proses akreditasi sebanyak 6000 prodi yang masih antre akan selesai di tahun 2012 jika tidak ada perubahan mekanisme kerja dan manajemen di dalam tubuh BAN-PT

BACA JUGA: Penilaian Akreditasi Prodi Tak Transparan

Menurut saya, bukannya selesai malah dipastikan akan semakin menumpuk,” ungkap Thomas Suyatno kepada JPNN di Jakarta, Jumat (24/12).

Menurutnya, hingga saat ini para anggota tim penilai (assesor) akreditasi milik BAN PT tidak memenuhi syarat
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya assesor belum berpengalaman di organisasi

BACA JUGA: KKP Miliki Tiga Profesor Riset Baru

Misalnya, assesor tidak pernah menjadi ketua prodi
“Bagaimana mau menilai kalau mereka tidak mengerti mengenai prodi yang akan dinilai,” cetusnya.

Suyatno mengimbau agar di dalam proses rekrutment assesor harus mempertimbangkan berbagai aspek

BACA JUGA: Tahun Depan, Bidan Wajib D-III

“Jika tidak dilakukan perbaikan terhadap BAN PT maka proses akreditasi seluruh Prodi hingga 2012 tidak akan selesaiDalam masalah ini, BAN PT yang sebagai satu-satunya badan yang melakukan akreditasi berjalan sangat lambat,” ujarnya.

Diakuinya, selama ini ada komunikasi yang terputus antara Aptisi dan BAN PTMisalnya proses reakreditasiBAN PT tidak pernah transparan dalam memberikan penilaianBahkan ketika menaikan standar penilaian tidak mengkomunikasikan dengan AptisiAkibatnya, banyak prodi yang turun akreditasinya.

Lebih jauh Suyatno menambahkan, ada hal yang tidak rasional yang telah dilakukan BAN PT dalam meningkatkan standar penilaianSalah satunya, sertifikasi dosenPadahal, pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) sendiri lamban melakukan sertifikasi tersebut, terutama dosen swasta(cha/jpnn)


BACA ARTIKEL LAINNYA... Serahkan Pengawasan BOS Kepada Sekolah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler