Penuhi Panggilan KPK, Ahok Langsung Salahkan BPK

Selasa, 12 April 2016 – 09:50 WIB
Gubernur DKI Basuki T Purnama. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dalam pembelian lahan RS Sumber Waras, Selasa (12/4). Ahok -sapaannya- tiba di KPK sekitar pukul 09.10 dengan menunggangi mobil Toyota Land Cruiser.

Berbatik cokelat lengan panjang, Ahok terlihat menenteng sejumlah dokumen tentang pembelian lahan RS Sumber Waras. Menurutnya, dokumen itu  persis dengan yang dimiliki Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

BACA JUGA: SEDIH! 11 Juta Anak Indonesia Berpotensi Telantar

"Persis seperti yang kita bawa untuk BPK,” katanya. “Kan BPK sudah pernah melakukan audit investigasi.”.

Ahok pun mengaku siap diminta keterangan penyelidik KPK. Dia justru menyebut ada ada kesalahan dalam audit BPK terkait pembelian lahan RS Sumber Waras.

BACA JUGA: Proses Nego tak Gampang, Menurut JK Ini Penyebabnya

"Sekarang saya pengin tahu KPK mau nanya apa. Orang jelas BPK-nya ngaco begitu kok," ujar Ahok dengan nada bicaranya yang khas.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi membeli lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) senilai Rp 800 miliar. Dananya diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2014.

BACA JUGA: Ingin Kerahkan Prajurit TNI tapi...

Namun, BPK menilai proses pembelian itu tidak sesuai dengan prosedur. BPK sebelumnya menemukan enam penyimpangan dalam pembelian lahan Sumber Waras. Yakni penyimpangan dalam tahap perencanaan, penganggaran, tim, pengadaan pembelian lahan RS Sumber Waras, penentuan harga, dan penyerahan hasil.

Temuan BPK menunjukkan Pemprov DKI membeli lahan RS Sumber Waras lebih mahal. Hitungan BPK, negara rugi hingga Rp 191 miliar.(put/jpg/ara/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... MPR Ajak Pejabat Bisa Jadi Contoh Internalisasi Pancasila


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler