Penumpang ke Singapura Masih Membludak

Minggu, 04 Januari 2015 – 01:50 WIB

jpnn.com - BATAM  - Ribuan calon penumpang memadati Pelabuhan  Internasional Sekupang, Sabtu (3/1). Mereka kebanyakan adalah  warga Batam yang ingin menyeberang ke Singapura dan Malaysia,  untuk menikmati liburan yang cukup panjang.

“Dibandingkan dengan beberapa waktu lalu, penumpang mengalami  kenaikan dan lonjakan,” kata Syahbandar Pelabuhan Sekupang,  Mario.

BACA JUGA: Escudo Hantam Bus Sekolah

Ia mengatakan, lonjakan ini akibat cukup panjangnya libur tahun baru  kali ini. Prediksinya sampai hari minggu, masih terus banyak  penumpang yang memadati Pelabuhan Internasional Sekupang.

Ia  menjelaskan dari data yang telah diterimanya, periode libur Natal dari  24 hingga 31 Desember, penumpang yang menyeberang ke  Singapura dan Malaysia sebanyak 17.461 orang.  “Periode ini paling banyak yang keluar Batam,” tuturnya.

BACA JUGA: Gas Melon Langka, Harga Melambung

Sedangkan untuk periode libur tahun baru mulai dari 1 hingga 3  Januari, ada sekitar 3.693 orang yang menyeberang melalui  pelabuhan internsional Sekupang ke luar negeri.

“Jadi rata-rata per harinya dari 24 Desember 2014 ke 3 Januri 2015  ada sekitar 1.923 orang yang menyeberang ke luar negeri,” katanya.

BACA JUGA: Proyek PLTA Bakal Tenggelamkan Dua Desa

Desi, salah seorang calon penumpang yang akan menyeberang ke  Singapura, mengatakan ingin menikmati liburan. Desi yang berasal  dari Padang dan masuk ke Singapuran melalui Batam, menuturkan  masuk melalui Batam lebih murah dan sekaligus bisa menikmati  suasana Batam.

“Selain murah, bisa juga menikmati Singapura. Lagi pula ada saudara  di sini (Batam,red), jadi sekaligus silaturahim juga,” katanya.

Desi yang merupakan salah satu PNS di Padang ini, mengungkapkan  ia libur hingga tanggal 5 Januari.

Desi yang berlibur bersama keluganya ini, mengatakan cuma satu hari  saja di Singapura. Mereka tidak akan terlalu lama di sana, cuma  menikmati sebentar suasana Singapura, lalu kembali ke Batam. “Satu hari aja di sana,” ujarnya sembari berlalu. (cr3/ceu)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dinkes Ancam Tutup Dua RS yang Belum Lengkap Izinnya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler