Perampok Bermodus Jemput Paket Beraksi, Wanita Lansia Jadi Korban, Emas Senilai Rp15 Juta Raib

Kamis, 10 Juni 2021 – 22:34 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Foto ilustrasi: dok JPNN

jpnn.com, BUKITTINGGI - Mutriani, 63, warga Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, menjadi korban perampokan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, pada Rabu (9/6).

Wanita lansia itu dipaksa naik mobil kemudian dicekik dan dirampok lalu diturunkan paksa.

BACA JUGA: Dipecat, MA Peras Mantan Bos, Modusnya Ancam Sebar Video Asusila

"Benar, kami sudah menerima laporan dugaan perampokan tersebut," kata Kanit Reskrim Polsek Kota Bukittinggi, Iptu Nofrizal di Bukittinggi, Kamis (10/6).

Ia mengatakan, kejadian perampokan ini terjadi pada Rabu (9/6) di saat korban yang sedang berjalan sendirian di kawasan Simpang Tarok, Bukittinggi.

BACA JUGA: Maling Mobil di Masjid Dihajar Massa, Begini Penampakannya

"Korban didatangi seorang pelaku yang membujuk korban untuk ikut dengannya dengan alasan menjemput sebuah paket," kata Iptu Nofrizal.

Korban menolak untuk ikut karena merasa tidak pernah memesan paket yang dimaksud.

BACA JUGA: Saf Terancam Hukuman Mati, Perbuatannya Memang Sangat Mengerikan

"Pelaku kemudian memaksa korban untuk naik ke mobil Avanza hitam yang dikendarai para tersangka," kata Kanit menerangkan.

Korban ditarik ke dalam mobil, kemudian dari arah belakang dalam mobil, salah seorang pelaku mencekik dan menutup kepala korban. 

Ketiga pelaku diketahui berjumlah tiga orang dan salah satunya perempuan.

"Menurut keterangan korban, ia mengalami kekerasan fisik di dalam mobil pelaku dan seluruh perhiasan berupa dua buah cincin seberat 5,4 emas, gelang tiga gram dan kalung emas diambil paksa oleh pelaku," kata dia.

Selanjutnya korban dibawa berkeliling hingga akhirnya diturunkan secara paksa di Jalan Veteran Luak Anyir tepatnya di sekitar Kantor Pengadilan Agama Bukittinggi.

"Korban mengalami kerugian materi sebesar Rp15 Juta karena aksi perampokan ini, tersangka saat ini dalam penyelidikan kami," kata Novrizal.

Sementara itu, keluarga korban mengaku takut dengan kejadian yang menimpa orang tuanya tetapi masih bersyukur dengan keselamatan korban.

"Alhamdulillah, orang tua kami selamat bersama kami, semoga Allah memberi ganjaran setimpal bagi pelaku yang telah menganiaya orang tua," tulis Elfa lewat akunnya di media sosial.

BACA JUGA: Booking Cewek Cantik Lewat Aplikasi MiChat, Tak Disangka, yang Datang Malah Waria Ganas

Sebelumnya, aksi perampokan juga terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi yang menimpa dua orang korban pengusaha kelontong dan anaknya. Total kerugian korban mencapai ratusan juta pada akhir Ramadan 2021.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler